Relaksasi Tarif PNBP, Bayar Kuliah hingga Perpanjang STNK Lebih Murah

Rina Anggraeni, Jurnalis · Senin 19 Oktober 2020 13:16 WIB
https: img.okezone.com content 2020 10 19 320 2295913 relaksasi-tarif-pnbp-bayar-kuliah-hingga-perpanjang-stnk-lebih-murah-fL2zpMR3SD.jpg Relaksasi Tarif PNBP. (Foto: Okezone.com/Shutterstock)

JAKARTA - Kementerian Keuangan (Kemenkeu) memutuskan unruk merelaksasi Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) ke beberapa kegiatan dalam rangka Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN).

Direktur PNBP Kementerian Keuangan Wawan Sunarjo mengatakan, relaksasi PNBP yang bisa diberikan seperti dispensasi perpanjangan SIM dan STNK di Kepolisian. Pembebasan Surat Keterangan Jalan di Kementerian Luar Negeri. Penundaan Pembayaran Kontribusi Layanan Pos Universal. Keringanan UKT di Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

Baca Juga: Penerimaan Negara Sektor Minerba Turun 20% Terinfeksi Covid-19

"Pembebasan biaya perubahan hal yang tercantum dalam sertifikat fidusia. Dan terakhir mengenai tarif nol untuk jasa penerbitan Surat Keterangan Asal (SKA) untuk ekspor," Wawan dalam video virtual, Senin (19/10/2020).

Menurut Wawan, penerapan relaksasi PNBP ini juga berlaku kurang lebih enam bulan.

"Alasannya dalam meminta keringanan ini harus di luar kemampuan membayar, misalnya saat pandemi kesulitan likuiditas melalui pembuktian," ujarnya.

Baca Juga: Bisnis Tergerus Covid-19, Pengusaha Pelayaran Tagih Stimulus

Dalam kesempatan yang sama Dirjen Anggaran Kementerian Keuangan Askolani mengatakan, pemberian relaksasi ini sebagai upaya pemerintah meringankan beban dunia usaha dan masyarakat yang selama ini terdampak pandemi Covid-19.

"Jadi kami sampaikan PNBP itu bisa menjadi salah satu tools insentif ke dunia usaha dan masyarakat. Misalnya tarif PNBP nol persen (0%) saat kondisi yang mendesak," tandasnya.

(fbn)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini