JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi kembali menguat pada perdagangan hari ini. Adapun indeks saham akan bergerak di kisaran 5.023-5.187.
Analis Binaartha Sekuritas M Nafan Aji Gusta Utama mengatakan, berdasarkan indikator, MACD dan RSI telah menunjukkan sinyal positif. Sementara itu, Stochastic sudah berada di area netral.
Baca Juga: IHSG Ditutup Melemah Tipis ke 5.096
"Pergerakan IHSG telah menguji garis MA 10 sehingga peluang terjadinya penguatan minimal menuju ke level resistance terdekat masih terbuka lebar," ujar Nafan dalam risetnya, Kamis (22/10/2020).
Berdasarkan fibonacci retracement, adapun support maupun resistance berada pada 5.023,89 hingga 5.187,28.
IHSG sebelumnya ditutup melemah 0,07% ke 5.096, terdapat 183 saham menguat, 218 saham melemah dan 183 saham stagnan. Transaksi perdagangan mencapai Rp9,5 triliun dari 12,8 miliar lembar saham yang diperdagangkan.
Adapun sejumlah rekomendasi saham yang dapat menjadi pertimbangan investor, antara lain sebagai berikut;
GGRM
Daily (40925) (RoE: 13.49%; PER: 10.18x; EPS: 4021.90; PBV: 1.39x; Beta: 1.17):. Pergerakan harga masih bertahan di atas garis bawah dari bollinger dan terlihat pola bullish spinning top candle yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. “Akumulasi Beli” pada area level 40100 - 40925, dengan target harga secara bertahap di level 41600, 44600, 48700 dan 66125. Support: 38725.
Baca Juga: Bakal Ada Kejutan untuk IHSG, Apa Ya?
HMSP
Daily (1415) (RoE: 33.64%; PER: 16.90; EPS: 117.20; PBV: 5.68x; Beta: 1.28): Terlihat pola bullish harami doji star candlestick pattern yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli pada pergerakan harga saham. “Akumulasi Beli” pada area 1400 – 1415, dengan target harga secara bertahap di level 1455, 1820, 2190 dan 2550. Support: 1375.
ICBP
Daily (9700) (RoE: 21.21%; PER: 16.75x; EPS: 577.44; PBV: 3.54x; Beta: 0.44): Pergerakan harga saham telah menguji beberapa garis MA 120 sehingga peluang terjadinya penguatan minimal menuju ke level resistance pertama masih terbuka lebar. “Akumulasi Beli” pada area level 9500 – 9700, dengan target harga secara bertahap di level 9975, 11075 dan 12200. Support: 9500 & 9125.
IMAS
Daily (695) (RoE: -7.92%; PER: -2.82x; EPS: -248.16; PBV: 0.22x; Beta: 1): Pergerakan harga saham telah menguji beberapa garis MA 10 maupun MA 20 sehingga peluang terjadinya penguatan minimal menuju ke level resistance pertama masih terbuka lebar. “Akumulasi Beli” pada area level 690 - 700, dengan target harga secara bertahap di level 745, 840 dan 940. Support: 670.
ISAT
Daily (2040) (RoE: -5.16%; PER: -16.31x; EPS: -126.34; PBV: 0.85x; Beta: 1.88): Pergerakan harga saham telah menguji beberapa garis MA 10 maupun MA 20 sehingga peluang terjadinya penguatan minimal menuju ke level resistance pertama masih terbuka lebar. “Akumulasi Beli” pada area level 2020 – 2040, dengan target harga secara bertahap di level 2110, 2370, 2630 dan 2890. Support: 1975.
PTBA
Daily (2000) (RoE: 15.52%; PER: 8.92x; EPS: 224.14; PBV: 1.39x; Beta: 0.93): Pergerakan harga saham telah menguji garis MA 20 sehingga peluang terjadinya penguatan minimal menuju ke level resistance pertama masih terbuka lebar. “Akumulasi Beli” pada area level 1990 – 2000, dengan target harga secara bertahap di level 2070, 2150, 2250, 2490 dan 2730. Support: 1955.
TOWR
Daily (1000) (RoE: 26.25%; PER: 20.09x; EPS: 51.02; PBV: 5.28x; Beta: 0.76): Pergerakan harga masih bertahan di atas garis bawah dari bollinger dan terlihat pola bullish spinning top candle yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. “Akumulasi Beli” pada area level 990 - 1000, dengan target harga secara bertahap di level 1020, 1085, 1155 and 1220. Support: 980.
(Feby Novalius)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.