BPOM Percepat Sertifikasi Vaksin Covid-19

Michelle Natalia, Jurnalis · Kamis 22 Oktober 2020 14:39 WIB
https: img.okezone.com content 2020 10 22 320 2297798 bpom-percepat-sertifikasi-vaksin-covid-19-DJQHyFW5IC.jpg Vaksin (Shutterstock)

JAKARTA - Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan bahwa vaksin Covid-19 yang diadakan melalui jalur kerjasama internasional telah melalui uji klinis tahap III. Serta juga telah melalui riset unggul.

"Nanti di akhir tahun ada 3 juta vaksin jadi, diharapkan ada sertifikasi yang diperlukan, yaitu dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM)," ujar Airlangga dalam video virtual di Jakarta, Kamis(22/10/2020).

 Baca juga: Dibanjiri Vaksin Covid-19, Airlangga: Pemerintah Tak Ingin Ada Efek Samping

Dia mengatakan, BPOM sudah mengirimkan timnya ke pabrik Sinovac. Kemudian, yang berikutnya juga ada sebagian vaksin yang diproduksi di Biofarma.

"Tentu cara pembuatan obat yang baik juga harus disertifikasi. Kemudian juga akan ada hasil clinical trial III di Bandung," ucap Airlangga.

 Baca juga; Vaksin Covid-19 Asal Korsel Siap Diuji Klinis Akhir 2020

Lanjut dia menyampaikan, kalau seluruh persyaratan itu terpenuhi, baru sertifikasi bisa dikeluarkan.

"Kalau sertifikasi dikeluarkan baru bisa dimulai persiapan untuk imunisasi. Jadi itu memang akan memakan waktu," tambah Airlangga.

Hal pertama yang ditekankan pemerintah tentu kehati-hatian, karena ini tentu melibatkan kesehatan masyarakat secara keseluruhan. Pemerintah tidak ingin ada efek-efek samping yang diakibatkan oleh vaksinasi.

 Baca juga: Sudah Impor, Menristek Buka-bukaan soal Nasib Vaksin Merah Putih

"Seluruhnya ini akses disiapkan dan pemerintah sudah mengeluarkan Perpres terkait dengan pembelian vaksin, dan sekarang sedang disiapkan Permenkes," imbuhnya.

Metode pembelian vaksin ini perlu dibuatkan regulasi agar tepat sasaran, tepat jumlah, kemudian juga bisa mengakses kepada kelompok-kelompok prioritas yang diprioritaskan untuk mendapatkan di akhir tahun ini.

"Kemudian perencanaan, masterplan, roadmap sampai tahun 2021-2022 juga sedang kami siapkan," tukas Airlangga.

(rzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini