Soal Vaksin Covid-19, Menko Airlangga: Keselamatan Jiwa Manusia Hukum Tertinggi

Michelle Natalia, Jurnalis · Kamis 22 Oktober 2020 16:34 WIB
https: img.okezone.com content 2020 10 22 320 2297898 soal-vaksin-covid-19-menko-airlangga-keselamatan-jiwa-manusia-hukum-tertinggi-zibANZu8Is.jpg Vaksin Covid-19 (Foto: Shutterstock)

JAKARTA - Uji klinis vaksin Sinovac asal China yang sedang berlangsung di Bandung diprediksi akan rampung pada Desember 2020. Setelah itu, baru kemudian vaksin tersebut bisa disertifikasi oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).

"Tentu waktunya segera setelah mendapatkan sertifikasi oleh Badan POM. Jadi kalau timing itu tidak ada yang menentukan kapan, tetapi ikut berproses tentu sesudah clinical trial, baru BPOM bisa memberikan perizinan," ujar Menteri Koordinator Bidang Perekonomian sekaligus Ketua Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional Airlangga Hartarto dalam video virtual di Jakarta, Kamis (22/10/2020).

Baca Juga: Menko Airlangga Siapkan Road Map dan Master Plan Penggunaan Vaksin Covid-19 

Setelah mendapatkan izin dari BPOM, pemerintah akan segera mengecek fasilitas untuk produksi vaksin. Kemudian, pemerintah menyediakan fasilitas untuk vaksinasi.

"Kalau yang diproduksi di Bio Farma, lihat fasilitas di Bio Farma. Jadi timing-nya sangat bergantung pada hasil perizinan dari BPOM," tambahnya.

Dia mengatakan, dalam proses uji klinis ini yang terpenting adalah mengutamakan keselamatan jiwa manusia.

"Jadi tidak menentukan tanggal sekian, bulan sekian, tapi ini mengikuti kepada hasil penelitian clinical trial dan mengutamakan keselamatan jiwa manusia. Keselamatan jiwa manusia adalah hukum tertinggi," kata Airlangga.

 

(dni)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini