Cerita Menaker Kunjungi Rumah Penerima BLT Subsidi Gaji

Avirista Midaada, Jurnalis · Kamis 22 Oktober 2020 16:41 WIB
https: img.okezone.com content 2020 10 22 320 2297907 cerita-menaker-kunjungi-rumah-penerima-blt-subsidi-gaji-BkqM8Bq8Qw.jpg Menaker Ida Fauziyah kunjungi penerima BLT Subsidi Gaji (Foto: Avirista Midaada/Okezone)

MALANG - Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziyah mendatangi rumah pekerja yang menerima Bantuan Subsidi Upah (BSU) dari pemerintah di Jalan Kertorejo, Kelurahan Ketawanggede, Lowokwaru, Kota Malang.

Pada junjungannya Ida mengatakan pihaknya ingin berdialog ingin memastikan apakah bantuan subsidi upah (BSU) yang disalurkan pemerintah telah memenuhi sasaran kepada pekerja yang terdampak adanya pandemi COVID-19.

 Baca juga: Tenang, Masih Ada BLT Subsidi Gaji Tahap I Ditransfer ke Bank Swasta

"Saya menyempatkan diri untuk dialog, dan bantuan tersebut ada manfaatnya. Harapan beliau, pemerintah selalu hadir pada saat buruh atau pekerja membutuhkan," kata Ida, di Kota Malang, Jawa Timur, Kamis (22/10/2020).

Pada kesempatan ini, Ida mengunjungi rumah Erwin Junaedi pekerja customer service di Taman Rekreasi Sengkaling dan istrinya Yatiningsih yang bekerja di Pabrik Rokok Pundimas selaku penerima BSU.

 Baca juga: Ustadz dan Guru Dapat BLT, Segini Besarannya

Ida menambahkan, menurut pengakuan para penerima BSU tersebut, bantuan yang digelontorkan pemerintah tersebut, bisa dipergunakan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, di tengah pandemi virus Corona.

"Saya mendengar kesaksian, bantuan tersebut dipergunakan untuk menambal kebutuhan sehari-hari. Semoga semuanya lancar," ujar Ida.

Ida menambahkan, pada akhir Oktober 2020, Kementerian Ketenagakerjaan akan melakukan evaluasi penyaluran BSU untuk para pekerja tersebut. Diharapkan, pada November 2020, untuk bantuan tahap kedua bisa disalurkan.

"Akhir Oktober ini akan kami lakukan evaluasi, dan awal November, kami bisa transfer untuk tahap kedua," tukasnya.

Tercatat, bantuan subsidi upah dari pemerintah telah disalurkan kepada 12.166.471 atau setara dengan 98,09%. Berdasarkan data Kemnaker per 19 Oktober 2020, bantuan subsidi upah tahap I tersalurkan kepada 2.485.687 penerima atau 99,43%, tahap II sebanyak 2.981.531 penerima atau 99,38 persen, tahap III sebanyak 3.476.120 penerima atau 99,32%.

Kemudian, untuk tahap IV sebanyak 2.620.665 penerima atau 94,09%, dan tahap V sebanyak 602.468 penerima 97,39%.

Dengan anggaran mencapai Rp37,7 triliun, program bantuan pemerintah berupa subsidi upah ditargetkan bagi 15,7 juta pekerja yang terdaftar sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan.

Namun, hingga batas akhir penyerahan data penerima, data yang dikumpulkan dan diserahkan BPJS Ketenagakerjaan hanya mencapai 12,4 juta pekerja atau buruh.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini