Harga Dekati Rp200 Juta, Tertarik Investasi Bitcoin di Tengah Corona?

Rina Anggraeni, Jurnalis · Jum'at 23 Oktober 2020 22:06 WIB
https: img.okezone.com content 2020 10 23 622 2298572 harga-dekati-rp200-juta-tertarik-investasi-bitcoin-di-tengah-corona-hkergWM4em.jpg Harga Bitcoin Naik. (Foto: Okezone.com/Fortune)

JAKARTA - Bitcoin melewati harga USD12.950 atau Rp190 juta. Ini merupakan harga tertinggi bitcoin selama dua tahun terakhir.

Bitcoin sempat menyentuh harga Rp183 juta apada Agustus 2020. Bitcoin sempat turun ke USD10.000 atau sekitar Rp150 juta pada September lalu. Kemudian, bitcoin terus merangkak naik.

“Pada Agustus lalu, dia menyentuh level USD12.300 atau sekitar Rp183 juta. Ini harga tertinggi selama dua tahun terakhir. Kemudian, ada masa pasar jenuh dan sempat menurun. Namun, itu terbukti bahwa penurunannya sementara dan tidak signifikan. Kini Bitcoin menyentuh level tertingginya lagi,” kata Direksi dari Bitcoin Indonesia William Sutanto di Jakarta, Jumat (24/10/2020).

Baca Juga: Saingi Bitcoin, Uang Kripto Ethereum Jadi Incaran Investor

William mengatakan, pergerakan harga bullish yang dialami Bitcoin sudah diramalkan dari awal tahun. Jika dilihat dari masa itu, peningkatan harga bitcoin melebihi 90%. Januari 2020, harga bitcoin masih berada di level Rp99 juta atau USD7.300.

“Bahkan kalau kita lihat dari awal pandemi corona di Indonesia, yaitu pada Maret 2020, kenaikan bitcoin naik melebihi 150%. Maret 2020 itu, bitcoin sempat jatuh ke Rp65 juta,” katanya.

Salah satu faktor yang meningkatkan harga bitcoin adalah perusahaan Paypal yang mengeluarkan fitur pembayaran bitcoin.

Paypal menerima bitcoin itu salah satu yang mendorong permintaan bitcoin secara masif. Sehingga, harganya meningkat.

“Ikut mendorong permintaan bitcoin secara masif hingga membuat harganya mencapai puncaknya. Seperti yang kita ketahui, salah satu faktor yang meningkatkan harga bitcoin adalah banyak permintaan,” kata William.

Baca Juga: Diburu Milenial, Ini 4 Fakta Seputar Bitcoin

William menjelaskan, pergerakan harga itu juga membuktikan bitcoin sebagai aset safe haven dan menjadi primadona di musim pandemi ini. Tidak heran orang-orang mengamankan uangnya ke aset kripto yang paling populer tersebut, saat harga instrumen investasi lain tidak mempan dengan ‘serangan’ wabah Covid-19.

Bukan tidak mungkin bitcoin kembali melewati harganya saat ini atau bahkan lebih tinggi dari yang diharapkan orang-orang. Menurut William, bisa saja ini peningkatan harga terjadi hingga pergantian tahun 2021. Karena ada beberapa sentimen yang mendongkrak harganya.

“Contoh yang turut mempengaruhi harga Bitcoin baru-baru ini adalah adalah ketidakstabilan politik di Amerika Serikat; serta hubungan China dan Taiwan yang semakin memanas. Di tambah dengan berita perusahaan-perusahaan besar mulai berinvestasi dan mengintegrasikan Bitcoin ke dalam bisnis mereka. Fundamental BTC saat ini sangat kuat,” jelasnya.

Masyarakat Indonesia tentunya juga bisa memanfaatkan hal ini dengan berinvestasi di Bitcoin Indonesia. Menurutnya, saat ini, masih belum terlambat untuk berinvestasi di bitcoin.

“Karena bitcoin masih akan terus naik. Kita memiliki tujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat Indonesia dengan menghadirkan investasi bitcoin. Selain itu, kita juga memiliki tujuan untuk meningkatkan literasi keuangan digital Indonesia, khususnya di sektor investasi,” jelas William.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini