Begini 3 Cara AP II Maksimalkan Stimulus Penerbangan

Ichsan Amin, Jurnalis · Sabtu 24 Oktober 2020 19:35 WIB
https: img.okezone.com content 2020 10 24 320 2298987 begini-3-cara-ap-ii-maksimalkan-stimulus-penerbangan-z2ymmslSZQ.jpg Bandara (Shutterstock)

JAKARTA - PT Angkasa Pura II (Persero) berkomitmen memaksimalkan stimulus passenger service charge (PSC) yang diberikan pemerintah di beberapa bandara. Adapun bandaranya adalah Bandara Soekarno-Hatta, Kualanamu, Halim Perdanakusuma, Silangit dan Banyuwangi.

Stakeholder di 5 bandara tersebut akan berkolaborasi agar stimulus ini dapat mengoptimalkan peran sektor penerbangan dalam mendukung perekonomian di tengah pandemi.

 Baca juga: Cara Angkasa Pura II Antisipasi Lonjakan Jelang Long Weekend

President Director PT Angkasa Pura II Muhammad Awaluddin mengatakan stimulus PSC yang diberikan pemerintah harus dimanfaatkan oleh sektor penerbangan nasional guna mendorong perekonomian.

“Penerbangan sangat erat dengan industri lainnya, yaitu perjalanan dinas, perjalanan wisata, di mana juga secara tidak langsung berkontribusi terhadap bisnis UMKM di suatu kota tujuan dan mendorong perekonomian daerah. Karena itu, stimulus ini harus benar-benar dimanfaatkan oleh PT Angkasa Pura II, maskapai dan stakeholder lainnya," ujarnya, Jakarta, Sabtu (24/10/2020).

“Yang jelas pemberian kebijakan pemerintah yang memberikan stimulus PSC ke 5 bandara tersebut sudah tepat, karena pergerakan penumpang di 5 bandara itu mencerminkan 75% total pergerakan penumpang di 19 bandara AP II," tambahnya.

 Baca juga: Libur Panjang Akhir Oktober, Penumpang Pesawat Diproyeksi Melonjak 20%

Muhammad Awaluddin mengungkapkan 3 strategi PT Angkasa Pura II guna memanfaatkan stimulus ini adalah:

1. Memastikan ketersediaan slot penerbangan di bandara

5 bandara yang termasuk di dalam skema stimulus PSC oleh pemerintah akan memastikan ketersediaan slot penerbangan yang dibutuhkan maskapai.

“PT Angkasa Pura II secara aktif berkoordinasi dengan maskapai. Apa yang dibutuhkan maskapai, akan kami upayakan bisa dipenuhi khususnya terkait dengan slot penerbangan. Misalnya, kami akan tetap membuka bandara jika ada penerbangan malam hari yang landing di luar waktu operasional yang diumumkan. Artinya, kami memastikan tersedianya slot bagi maskapai,” jelas Muhammad Awaluddin.

2. Berkoordinasi dengan maskapai untuk meningkatkan route dan destinasi

Harapan dari adanya stimulus ini adalah harga tiket pesawat menjadi lebih rendah sehingga merupakan momen yang tepat bagi bandara dan maskapai untuk membuka kembali rute domestik yang sempat ditutup di tengah pandemi.

3. Berkoordinasi dengan maskapai untuk meningkatkan frekwensi penerbangan

Stimulus PSC tentunya dapat meningkatkan permintaan/demand terhadap penerbangan. PT Angkasa Pura II dan maskapai akan menganalisa kemungkinan rute domestik mana saja yang mengalami peningkatan untuk kemudian dapat ditambah frekwensi penerbangan di rute tersebut jika memungkinkan.

Adapun seiring dengan stimulus PSC dari pemerintah ini, diperkirakan pergerakan penumpang dan pergerakan pesawat akan meningkat.

Pada Oktober, diperkirakan penumpang di 5 bandara penerima stimulus PSC diperkirakan sebanyak 1,45 juta orang, dan setelah adanya stimulus PSC diprediksikan meningkat 20% pada November menjadi 1,74 juta orang.

Kemudian perkiraan penumpang pada Desember dapat mencapai 2,5 juta penumpang atau meningkat sekitar 44% dibandingkan dengan November.

Khusus di Bandara Soekarno-Hatta, penumpang pada Oktober diperkirakan 1,15 juta orang, lalu pada November naik menjadi 1,35 juta orang, dan pada Desember kembali meningkat ke 1,93 juta orang.

“Kami berterima kasih kepada pemerintah dan akan memanfaatkan stimulus PSC ini dengan baik sehingga dapat optimal dalam mendukung proram Pemulihan Ekonomi Nasional [PEN],” jelas Muhammad Awaluddin.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini