5 Fakta Manfaatnya Jembatan Teluk Kendari dan Landmark Makassar

Fadel Prayoga, Jurnalis · Minggu 25 Oktober 2020 17:13 WIB
https: img.okezone.com content 2020 10 25 470 2299300 5-fakta-manfaatnya-jembatan-teluk-kendari-dan-landmark-makassar-L0QxGbf3ij.jpg Presiden Jokowi Resmikan Jembatan Teluk Kendari. (Foto: Okezone.com/Setpres)

JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) meresmikan Jembatan Teluk Kendari di Sulawesi Tenggara. Proyek ini menelan biaya Rp800 miliar dan sudah dibangun sejak 2015 hingga 2020.

Jembatan ini pun memiliki banyak manfaat yang dapat dirasakan masyarakat utamanya di Kota Kendari. Okezone pun merangkum fakta-fakta mengenai beroperasinya Jembatan Kendari, Minggu (25/10/2020):

1. Jembatan Teluk Kendari Diresmikan

Kepala Negara mengatakan, lama dan besarnya dana yang dibangun sebanding dengan manfaat yang akan diterima. Sebab kehadiran Jembatan Teluk Kendari di Provinsi Sulawesi Tenggara berdampak positif bagi pengembangan Kota Kendari terutama di bagian selatan kota.

2. Manfaat Jembatan

Dengan dibangunannya Jembatan Teluk Kendari tersebut memberikan banyak manfaat bagi masyarakat sekitar terutama untuk meningkatkan konektvitas interaksi antar kawasan. Hal tersebut berguna dalam rangka proses percepatan pengembangan wilayah Kota Kendari karena akan memangkas waktu tempuh dari 30 menit menjadi 3 hingga 5 menit saja jika berangkat Kota Lama menuju Kecamatan Poasia.

“Tapi saya yakin lamanya waktu pengerjaan dan besarnya dana yang dibutuhkan untuk membangun jembatan ini akan sebanding dengan manfaat yang akan dirasakan oleh masyarakat,” ujarnya.

3. Landmark Sulawesi Selatan

Jokowi menambahkan, dengan dibangunnya jembatan yang menghubungkan teluk tersebut diharapkan dapat menjadi ikon (landmark) baru di Provinsi Sulawesi Selatan. Tidak hanya itu, Jembatan Teluk Kendari juga diharapkan dapat menjadi kebanggaan masyarakat Indonesia.

“Dan dapat memberikan manfaat bagi bangsa Indonesia khususnya masyarakat di Provinsi Sulawesi Tenggara,” kata Jokowi.

4. Akses Baru Masyarakat

Direktur Utama PT PP (Persero) Novel Arsyad mengatakan, Jembatan yang melintasi Teluk Kendari ini sangat ditunggu kehadirannya oleh masyarakat Sulawesi Tenggara. Sebab akan mempermudah akses masyarakat sekitar yang berada di Kawasan Kota Lama dan Poasia yang selama ini dipisahkan oleh Teluk.

“Selain mendukung konektivitas dan aksesbilitas, kehadiran jembatan tersebut juga mendukung pengembangan Kawasan Industri Kendari New Port serta dapat menunjang percepatan wisata bahari sehingga dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi sekitar dan menciptakan lapangan pekerjaan baru,” jelasnya.

5. Proses Pengerjaan Jembatan

Pengerjaan jembatan teluk Kendari sendiri memiliki nilai kontrak Rp800 miliar. Pengerjaanjya dilakukan oleh PT PP (Persero) berdama dengan PT Nindya Karya (Persero) yang tergabung dalam konsorsium.

Pembangunan Jembatan Teluk Kendari ini dikerjakan dengan masa pelaksanaan selama 5 tahun secara multiyears yang dimulai sejak tahun 2015 sampai dengan 2020 dan memiliki masa pemeliharaan selama 3 tahun.

Jembatan Teluk Kendari memiliki panjang bangunan dengan total 1.348 meter dimana jembatan tersebut memiliki 4 lajur serta terdapat median dan trotoar dengan total lebar jembatan 20 meter. Jembatan dengan tipe cable stayed ini memiliki lingkup pekerjaan konstruksi, antara lain, pembangunan jalan pendekat atau oprit, approach span, side span, dan bentang utama atau main span sepanjang 200 meter. Pembangunan jembatan ini 90% menggunakan material local, kecuali cable bearing dan expansion joint.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini