Banyak Calo Anggaran, Reformasi Sistem Keuangan RI sejak 2003

Ferdi Rantung, Jurnalis · Senin 26 Oktober 2020 14:06 WIB
https: img.okezone.com content 2020 10 26 320 2299651 banyak-calo-anggaran-reformasi-sistem-keuangan-ri-sejak-2003-UheZPfl4oK.jpg Sri Mulyani (Okezone)

JAKARTA - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan bahwa sistem pengelolaan keuangan Indonesia telah mengalami reformasi secara fundamental pada 2003-2004. Hal itu terjadi sejak adanya 3 Undang- Undang (UU) yang lahir, yaitu UU Keuangan Negara, Perbendaharaan Negara dan Pengawasan atau Pertanggungjawaban Keuangan Negara.

"sudah 16-17 tahun lalu sudah mengalami reformasi secara fundamental dalam pengelolaan keuangan. Fungsi perbendaharaan negara telah dilaksanakan dan didelegasikan kepada Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb)," katanya dalam seminar secara virtual, Senin (26/10/2020)

 Baca juga: Sri Mulyani ke Mahasiswa, Mau Tambah Utang atau Tarik Pajak?

Ia menuturkan, DJBp merupakan titik awal reformasi perbendaharaan di Republik ini. namun sayangnya saat awal dibentuk, direktorat tersebut mempunyai reputasi yang buruk.

Seperti yang telah diberitakan sebelumnya, dalam DJPb terdapat banyak calo - calo anggaran. Untuk mengatasi hal itu banyak terobosan yang dilakukan kemenkeu, mulai dari tahapan sistem pencairan, dimulai dari front office, middle office hingga back office. Kemudian ada treasury single account dan treasury billing room

 Baca juga: Presiden Jokowi Beberkan Indikator Kebangkitan Ekonomi RI

Tak hanya itu, DJPB juga telah mengembangkan berbagai sistem untuk mengatur agar pengelolaan perbendaharaan semakin baik, dengan sistem perbendaharaan dan sistem anggaran negara atau SPAM, dan SAKTI.

"dengan berbagai langkah moderanisasi dan reformasi ini, fungsi perbendaharaan di Indonesia semakin lama semakin baik," tandas dia.

(rzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini