Cuti Bersama Swasta Tergantung Kesepakatan Pekerja dengan Bosnya

Giri Hartomo, Jurnalis · Selasa 27 Oktober 2020 13:36 WIB
https: img.okezone.com content 2020 10 27 320 2300232 cuti-bersama-swasta-tergantung-kesepakatan-pekerja-dengan-bosnya-VRx2bvyest.jpg Cuti Bersama Tergantung Kesepakatan Antara Pekerja dengan Perusahaannya. (Foto: Okezone.com)

JAKARTA - Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah buka suara terkait penetapan cuti bersama di sektor swasta. Menurutnya, cuti bersama untuk pekerja di sektor swasta bersifat fakultatif.

Menurut Ida, pelaksanaan cuti bersama bersifat pilihan sesuai dengan kesepakatan antara pekerja dan pemberi kerja. Kesepakatan ini dilakukan mempertimbangkan kondisi dan kebutuhan operasional perusahaan.

"Cuti bersama bagi sektor swasta itu fakultatif, maka pelaksanaannya berdasarkan kesepakatan serikat pekerja dan pengusaha dengan mempertimbangkan kebutuhan masing-masing perusahaan," ujarnya melalui keterangan tertulis, Selasa (27/10/2020).

Baca Juga: Libur Panjang Akhir Oktober, Menhub Tak Ingin Ada Gelombang Kedua Covid-19

Karena bersifat fakultatif, maka tidak ada hukuman apapun yang dikenakan kepada perusahaan tidak meliburkan karyawannya. Mengingat sifatnya yang tidak wajib.

"Karena fakultatif, maka tidak wajib dan tidak ada denda," ucap Menaker Ida.

Baca Juga: Ini Strategi Pemkot Bogor Cegah Penyebaran Covid-19 saat Libur Panjang

Namun perusahaan yang mempekerjakan pekerjanya selama libur cuti bersama, maka harus memberikan upah lembur.

“Dan apabila dinyatakan sebagai hari cuti bersama, tapi ternyata pekerja harus masuk kerja, maka berlaku upah lembur," ucapnya.

Namun bagi pekerja atau buruh yang melaksanakan cuti bersama, Menaker Ida mengingatkan untuk menjaga protokol kesehatan. Mengingat saat ini masih dalam situasi pandemi covid-19.

“Gunakan waktu cuti atau libur dengan sebijak mungkin. Manfaatkan cuti dan libur ini untuk berlibur dan merekatkan kehangatan bersama keluarga. Tetap terapkan 3M, menjaga jarak, mencuci tangan, dan menggunakan masker. Sebisa mungkin untuk menghindari kerumunan, karena selama pandemi ini, meskipun fisik kita berjarak, namun hati kita semakin dekat,” jelasnya

Sebagai informasi, sebelumnya aturan cuti bersama sudah ditetapkan lewat Surat Keputusan Bersama (SKB) tiga menteri, yakni Menteri Agama, Menteri Ketenagakerjaan, dan Menteri PAN-RB telah sepakat menetapkan Libur Nasional dan Cuti Bersama tahun 2020. Sebenarnya, dalam aturan tersebut cuti bersama bakal jatuh pada tanggal 28 dan 30 Oktober 2020. Sementara tanggal 29 Oktober 2020 adalah libur nasional peringatan Maulid Nabi Muhammad Saw.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini