4 Fakta Menarik Pencairan BLT Subsidi Gaji Tahap Pertama

Taufik Fajar, Jurnalis · Minggu 01 November 2020 08:45 WIB
https: img.okezone.com content 2020 10 31 320 2302147 4-fakta-menarik-pencairan-blt-subsidi-gaji-tahap-pertama-WKChnm2M6Y.jpg Uang Rupiah (Foto: Shutterstock)

JAKARTA - Pemerintah masih akan menyalurkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) gelombang pertama hingga akhir Oktober 2020. Total penerima subsidi upah itu terdaftar sebanyak 12,1 pekerja.

Berikut adalah fakta pencairan BLT Rp1,2 juta Gelombang I belum usai yang dirangkum Okezone, Minggu (1/11/2020):

1. 150 Ribu Pekerja Masih Belum Dapat BLT

Ketua Satgas Pemulihan dan Transformasi Ekonomi Nasional (PEN) yang juga Wakil Menteri (Wamen) BUMN Budi Gunadi Sadikin mengatakan untuk tahap pertama masih ada sekira 150 ribuan pekerja yang belum menerima BLT sebesar Rp1,2 juta.

“Masih ada sebagian yang akan disalurkan sampai akhir Oktober ini tapi itu merupakan wave pertama atau gelombang pertama dari subsidi gaji,” kata Ketua Satgas Pemulihan dan Transformasi Ekonomi Nasional (PEN) yang juga Wakil Menteri (Wamen) BUMN Budi Gunadi Sadikin saat konferensi pers di Kantor Presiden.

2. Gelombang II Akan Dibuka Pada November hingga Desember

Ketua Satgas Pemulihan dan Transformasi Ekonomi Nasional (PEN) yang juga Wakil Menteri (Wamen) BUMN Budi Gunadi Sadikin menyebut untuk gelombang kedua akan disalurkan pada bulan November hingga Desember.

“Subsidi upah ini yang akan diteruskan gelombang kedua di awal November,” ujarnya.

3. Menaker Ida Pastikan Proses Transfer Gelombang II Pada November

Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah mengatakan, pencairan gelombang kedua akan dilakukan setelah evaluasi gelombang pertama. Direncanakan proses transfer berikutnya dilakukan pada November 2020.

"Kami targetkan pembayaran termin II dapat disalurkan pada awal bulan November setelah proses evaluasi penyaluran subsidi gaji atau upah termin I ini selesai," ujarnya.

Dirinya mengatakan, dengan anggaran mencapai Rp37,7 triliun, program bantuan pemerintah berupa subsidi gaji ditargetkan bagi 15,7 juta pekerja yang terdaftar sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan. Namun, hingga batas akhir penyerahan data penerima, data yang dikumpulkan dan diserahkan BPJS Ketenagakerjaan hanya mencapai 12.4 juta pekerja/buruh.

4. BLT Rp1,2 Juta untuk Genjot Realisasi Anggaran

Pada awal Oktober lalu, Satgas menyampaikan bahwa subsidi upah jadi program andalan untuk menggenjot realisasi anggaran di kuartal IV ini.

Seperti diketahui, BLT Subsidi Gaji gelombang pertama tahap I tersalurkan Rp2.982.824.400.000 (99,43%); tahap II sebanyak Rp3.577.838.200.000 (99,38%); tahap III Rp4.171.344.000.000 (99,32%); tahap IV sebesar Rp3.176.545.200.000 (95,04%); dan tahap V sebanyak Rp722.961.600.000 (97,39%).

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini