Proyek Tol Menuju Kawasan Industri Terpadu Batang Capai 21%

Giri Hartomo, Jurnalis · Senin 02 November 2020 16:13 WIB
https: img.okezone.com content 2020 11 02 470 2302873 proyek-tol-menuju-kawasan-industri-terpadu-batang-capai-21-4WVuy1wXoA.jpg Proyek Tol Semarang-Demak Terus Dikerjakan. (Foto: Okezone.com/PUPR)

JAKARTA – Proyek Tol Semarang-Demak Seksi II, Jawa Tengah terus dikerjakan. Jalan tol ini akan menjadi akses menuju Kawasan Industri Terpadu (KIT) Batang. Sampai Oktober 2020, progress fisik konstruksi proyek tersebut sekitar 21%.

Direktur Utama PT PP Novel Arsyad mengatakan, Jalan Tol Semarang-Demak Seksi II berlokasi di Demak, Jawa Tengah memiilki nilai kontrak keseluruhan sebesar Rp3,78 triliun di mana terdapat porsi kontrak perseroan sebesar Rp2,84 triliun. Proyek pembangunan Jalan Tol Semarang-Demak Seksi II ini memiliki lintasan sepanjang sekira 16,3 kilometer (STA 10+690-STA 27+000) yang dimulai dari Kecamatan Sayung. Dalam pembangunan proyek ini, Perseroan melaksanakan pembangunan sepanjang 13,30 kilometer dimulai dari STA 12+200 sampai dengan STA 25+500.

Baca Juga: Ditunggu Banyak Investor, Kawasan Industri Batang Dikebut

“Proyek ini dilaksanakan dalam kurun waktu 27 bulan kalender sejak Desember 2019 dan ditargetkan akan selesai pada bulan Maret 2022. Proyek ini dikerjakan oleh PT PP dan WIKA selaku Kontraktor Pelaksana yang tertuang dalam Kerjasama Operasi (KSO),” tuturnya, dalam keterangan tertulis, Senin (2/11/2020).

Adapun ruang lingkup pekerjaan pembangunan Jalan Tol Semarang-Demak, antara lain: pekerjaan slab on pile sepanjang 8,387 kilometer, pekerjaan timbunan sepanjang 7,356 kilometer, pekerjaan struktur jembatan sepanjang 567 meter, dan sebagainya.

Baca Juga: 27 Kawasan Industri Disiapkan Tampung Duit Investor Asing

Pembangunan proyek jalan tol ini akan terdapat box traffic atau culvert sebanyak 38 titik, jembatan main road sebanyak 9 titik, dan crossing sebanyak 15 titik.

Kehadiran Jalan Tol Semarang-Demak ini akan memiliki banyak manfaat positif bagi masyarakat Indonesia khususnya masyarakat di Pulau Jawa. Dengan adanya jalan tol ini akan memudahkan mobilisasi antar wilayah dan meningkatkan efisiensi industri di wilayah Jawa Tengah. Dengan adanya akses transportasi yang baik akan membuat industri semakin efisien.

Selain itu, kehadiran jalan tol ini akan mengurai kepadatan lalu lintas kendaraan yang berada di kawasan Pantai Utara (Pantura).

“Perseroan dalam hal ini berperan selaku Kontraktor Pelaksana dan Pemilik Proyek optimistis pelaksanaan pembangunan Jalan Tol Semarang-Demak dapat berjalan lancar dan selesai dengan waktu yang ditargetkan. Diharapkan dengan adanya jalan tol ini akan meningkatkan aksesibilitas dan kapasitas jaringan jalan yang ada di kawasan utara Pulau Jawa.

Selain itu, keberadaan jalan tol ini juga diharapkan dapat meningkatkan konektivitas wilayah-wilayah sekitar dan mendorong meningkatkan perekonomian di wilayah sekitar. Sebagai Kontraktor Pelaksana, Perseroan akan melakukan pekerjaan dan memberikan hasil pekerjaan dengan kualitas terbaik. Sedangkan dari sisi selauk Pemilik Proyek.

“Diharapkan investasi jalan tol ini akan berjalan lancar dan dapat memberikan nilai tambah bagi perusahaan sehingga akan meningkatkan kinerja perusahaan ,” ujarmua.

Adapun proyek tersebut dikerjakan PT PP (Persero) Tbk bersama dengan PT Wijaya Karya (Persero) Tbk (WIKA) dan PT Misi Mulia Metrical (MMM) dengna membentuk perusahaan patungan, PT PP Semarang Demak. Prosentase kepemilikan saham pada saat pendirian dalam perusahaan tersebut, yaitu PT PP 65%, WIKA sebesar 25%, dan MMM sebesar 10%.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini