Dirut Bocorkan Strategi agar Garuda Terbang Tinggi Lagi

Giri Hartomo, Jurnalis · Jum'at 06 November 2020 20:09 WIB
https: img.okezone.com content 2020 11 06 320 2305508 dirut-bocorkan-strategi-agar-garuda-terbang-tinggi-lagi-nHVd5M34La.jpg Garuda Indonesia (Dok Garuda)

JAKARTA - Garuda Indonesia menyiapkan beberapa jurus jitu agar maskapai milik negara ini bisa terbang tinggi lagi pada tahun depan. Sebab, perseroan optimis pada tahun depan industri penerbangan bisa kembali bangkit dari keterpurukan akibat pandemi

Direktur Utama Garuda Indonesia Irfan Setiaputra mengatakan, untuk menghadapi tahun depan ada beberapa strategi yang disiapkan. Pertama adalah menjalankan kebijakan yang umum dilakukan oleh maskapai penerbangan.

 Baca juga: Bos Garuda Beberkan Alasan Penumpang Ramai saat Covid-19

Misalnya adalah dengan memberikan harga-harga murah hingga tampilan maskapai yang menarik. Namun hal tersebut akan dilakukan dalam batas kewajaran.

"Selama ini kan yang selalu dikenal di penerbangan ini akan memberikan harga murah, mengkomoditisasi industri, melakukan packaging segala macem. Itu tetap akan kita lakukan dalam batas kewajaran," ujarnya dalam sebuah diskusi virtual, Jumat (6/11/2020).

 Baca juga: Dipantau KPK Inggris soal Dugaan Korupsi, Begini Kata Bos Garuda

Selain itu lanjut Irfan, pihaknya juga akan menjalankan strategi sesuai dengan tagline dari perusahaan yakni 'Because You Matter'. Maksudnya adalah maskapai ingin bisa memahami setiap permasalahan penumpang dengan sebaik-baiknya.

Sebagai salah satu contohnya adalah ketika penumpang ingin terbang dengan selamat dan nyaman maka disitulah maskapai hadir. Atau contoh lainnya adalah ketika ada keterlambatan atau delay, disitu maskapai hadir untuk mendengarkan dan memperbaikinya dengan cepat.

"Kalau orang sudah booking pesawat tiket dan tiba-tiba psbb jilid III dan dia malas melakukan pembatalan we do matter dengan melakukan reschedule atau pergantian," ucapnya.

Irfan menambahkan, dengan langkah-langkah tersebut diharapkan bisa mengembalikan lagi kepercayaan penumpang pasca pandemi. Sehingga, kinerja perusahaan di tahun bisa naik signifikan.

"Kami percaya dengan inisiatif kita dengan lebih memahami kemauan customer kita akan lebih banyak mendapatkan confidence dan kita harapkan menjadi signifikan di tahun depan," ucapnya.

Apalagi, jika melihat dari tren saat libur panjang atau long weekend beberapa waktu lalu, tinggal tunggu waktu saja industri penerbangan akan kembali bangkit. Asalkan tidak ada peristiwa aneh yang justru membuat industri pesawat ini kembali turun.

"Dan melihat perkembangan sekarang 40.000 per hari, kami percaya ini hanya urusan waktu saja, kalau vaksin ini bisa dipercepat saya pikir waktunya semakin mendekat mudah-mudahan tidak ada gelombang-gelombang yang aneh dan segala macam," jelasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini