Harta Miliarder China Pecah Rekor, Resesi Tak Ngefek Bos

Fadel Prayoga, Jurnalis · Minggu 08 November 2020 07:10 WIB
https: img.okezone.com content 2020 11 07 455 2305708 harta-miliarder-china-pecah-rekor-resesi-tak-ngefek-bos-HA9Tinv6j1.jpg Kekayaan Miliarder di China Bertambah meski Pandemi. (Foto: Okezone.com)

JAKARTA - Pandemi Covid-19 nampaknya tak berpengaruh ke orang kaya dunia, khususnya di China. Bahkan, para miliarder itu pun tercatat pundi-pundi uangnya bertambah saat wabah tersebut berlangsung.

Terkait hal itu, Okezone sudah merangkum beberapa fakta, Jakarta Minggu (8/11/2020).

1. Total Kekayaan 400 Miliarder Mencapai USD2,11 triliun

Total kekayaan dari 400 orang terkaya di China melonjak menjadi USD2,11 triliun, dari tahun sebelumnya USD1,29 triliun. Jika dihitung maka total kekayaan miliarder China justru mengalami kenaikan 64%.

2. Penyebab Harta Miliarder China Bertambah

Kenaikan ini disebabkan oleh pelonggaran aturan pasar modal dan geliat ekonomi yang memungkinkan China unggul dari ekonomi besar dunia lainnya. Faktor ini juga yang menjadi alasan China cepat pulih dan berhasil lolos dari maut resesi dunia akibat corona. Padahal, dari China-lah pertama kali virus corona mewabah.

3. 1 Miliarder Rata-Rata Kenaikan Hartanya Sebesar USD1,55 miliar

Hampir dua pertiga dari daftar orang terkaya di China melesat dalam satu tahun terakhir. Forbes mencatat, minimal kekayaan para miliarder naik USD1,55 miliar, dibandingkan dengan tahun lalu yang hanya USD1 miliar.

4. China Berhasil Kalahkan AS Soal Jumlah Miliarder Baru

Tingginya baik jumlah miliarder maupun nilai kekayaannya di China memposisikan Negeri Macan Asia tersebut sebagai negara tercepat dalam mencetak orang terkaya pascaperang di dunia.

Bahkan China melampaui dari Amerika Serikat. Jika Amerika hanya mampu mencetak 18 orang terkaya, China berhasil melahirkan 68 miliarder baru.

5. Miliarder China Banyak Menjalani Usaha di Sektor Teknologi

Para miliarder China bermunculan dari sektor teknologi. Salah satunya pendiri Alibaba, Jack Ma. Kekayaannya meningkat 72% menjadi USD65,6 miliar. Mesin kekayaannya adalah Alibaba dan Ant Group, yang gagal IPO.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini