RI Bakal Punya Gedung Ikonik Bergaya Pinisi Rp1,9 Triliun

Feby Novalius, Jurnalis · Senin 09 November 2020 12:41 WIB
https: img.okezone.com content 2020 11 09 470 2306533 ri-bakal-punya-gedung-ikonik-bergaya-pinisi-rp1-9-triliun-3wF5GNPvXz.jpg Proyek Gedung Ikonik di Kota Makassar. (Foto: Okezone.com/Waskita)

JAKARTA - PT Waskita Karya (Persero) Tbk (WSKT) membangun sebuah gedung ikonik di pusat Kota Makassar. Gedung tersebut nantinya diberi nama Twin Tower Makassar, di kawasan Center Point of Indonesia (CPI).

Pembangunan Twin Tower menelan biaya sekira Rp1,9 triliun ini merupakan kontrak rancang bangun menggunakan skema turnkey dan rencananya akan dikerjakan dalam waktu 532 hari kalender serta waktu pemeliharaan selama 360 hari kalender.

Baca Juga: Sri Mulyani Sebut 41% Masyarakat RI Tinggal di Rumah Kumuh

Menurut President Director of PT Waskita Karya (Persero) Tbk Destiawan Soewardjono, Twin Tower Makassar desainnya mengikuti filosofi Kapal Pinisi.

"Nilai kontrak pembangunan Twin Tower Makassar sekitar Rp1,9 triliun dengan lingkup pekerjaan meliputi rancang bangun seperti pekerjaan struktur, arsitek, MEP (Mechanical, Electrical dan Plumbing) dan landscape,” kata Destiawan Soewardjono, dalam keterangannya, Senin (9/11/2020).

Baca Juga: Ada Corona, Orang 'Malas' Beli Rumah

“Kenapa disebut gedung ikonik? Karena pembangunannya dilandasi filosofi kapal pinisi. Dua tower diibaratkan sebagai layar kapal dan di tengah dua tower itu akan ada gedung berbentuk lingkaran yang diibaratkan sebagai badan kapal," lanjutnya.

Destiawan menjelaskan bahwa lokasi Twin Tower Makassar dibangun di atas lahan 8 hektare tepat berada di jantung burung garuda dari total luas lahan alokasi Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan seluas 157 hektare.

Twin Tower ini akan diperuntukan untuk kepentingan perkantoran Pemprov Sulsel dan perkantoran legislatif Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sulsel dengan luas Gross Floor Area (GFA) kurang lebih 154.551 m2 dengan rincian Tower 1 seluas 54.222m2 yang berfungsi sebagai kantor pemerintahan, tower 2 dengan luas 53.100m2 yang berfungsi sebagai kantor DPRD dan hotel.

Lalu podium dengan luas 47.229 m2 yang berfungsi sebagai retail dan parkir. Untuk masing bangunan tower ada 35 lantai.

Tak hanya itu, Twin Tower Makassar ini nantinya juga diperuntukan untuk hotel, retail komersial, food and beverages serta UMKM.

"Direncanakan 2 lantai podium untuk area parkir, retail, dan public services tanpa basement," jelasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini