Tingkatkan Kualitas SDM Konstruksi agar Bangun Proyek Tak Asal-asalan

Taufik Fajar, Jurnalis · Senin 09 November 2020 18:44 WIB
https: img.okezone.com content 2020 11 09 470 2306837 tingkatkan-kualitas-sdm-konstruksi-agar-bangun-proyek-tak-asal-asalan-lOxgWTSis8.jpg Infrastruktur (Foto: Okezone)

JAKARTA - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kementerian PUPR) meningkatkan kualitas sumber daya manusia termasuk sektor konstruksi merupakan visi dari program kerja Presiden RI Joko Widodo (Jokowi).

Direktorat Jenderal Bina Konstruksi selaku pembina jasa konstruksi meningkatkan pengetahuan dan pemahaman tenaga kerja konstruksi terhadap regulasi pemilihan penyediaan jasa konstruksi.

Para tenaga kerja konstruksi selain handal kemampuan pekerjaan di lapangan, mereka juga wajib mengetahui aturan dan standar terkait sistem manajemen keselamatan konstruksi dan memahami penggunaan teknologi Beton Pracetak dan Prategang, dan tenaga ahli teknis desain jalan yang sesuai dengan Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI).

“Kesadaran dalam meningkatkan kualitas dan kompetensi tenaga kerja konstruksi harus terus dilakukan dan didukung oleh industri konstruksi dengan menggunakan metode link and match dengan cara memadupadankan dan menghubungkan kebutuhan Sumber Daya Manusia (SDM) melalui pelaksanaan Bimtek dan pelatihan yang akan dilaksanakan agar menjadi solusi terhadap kebutuhan peningkatan kompetensi yang dibutuhkan oleh dunia industri konstruksi," ungkap Direktur Jenderal Bina Konstruksi yang diwakili Direktur Komptensi dan Produktivtas Konstruksi Nanang Handoyo di Jakarta, Senin (9/11/2020).

 

Lebih lanjut Nanang mengharapkan peran dari stakeholder dan para asosiasi/BUMN/BUMD dan para penyedia jasa konstruksi untuk turut mempekerjakan para tenaga kerja konstruksi yang telat mengikuti pelatihan dan bimtek ini ke dalam penyelenggaraan konstruksi di lapangan.

Pada kesempatan ini juga, Balai Jasa Konstruksi Wilayah III Jakarta menginisiasi penandatanganan kerjasama dengan PT Indonesia Pondasi Jaya dalam menyepakati pendayagunaan peserta hasil pelatihan agar dapat langsung bekerja di industri konstruksi.

“Dukungan nyata telah ditunjukan oleh PT Indonesia Pondasi Jaya yang turut berperan dalam mewujudkan program pembangunan sumber daya manusia dengan mempekerjaan para peserta yang mengikuti dalam kegiatan ini untuk terjun langsung ke lapangan dalam penyelenggaraan jasa konstruksi, " ujar Nanang.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini