Ekonomi Pulih dari Resesi dengan Beli Rumah, Bisa?

Hafid Fuad, Jurnalis · Selasa 10 November 2020 19:31 WIB
https: img.okezone.com content 2020 11 10 470 2307508 ekonomi-pulih-dari-resesi-dengan-beli-rumah-bisa-JidW1cSTBO.jpg Resesi (Foto: Shutterstock)

JAKARTA - Perekonomian Indonesia mengalami resesi pada kuartal III-2020. Meski resesi, kuartal III-2020 menunjukkan pemulihan ekonomi.

Diharapkan pada kuartal IV-2020, ekonomi Indonesia kembali positif. Peningkatan daya beli masyarakat menjadi kunci pemulihan ekonomi, sebab konsumsi masih minus 4,4%. Untuk meningkatkan daya beli digelar pameran properti virtual. Strategi ini menjadi andalan untuk mendukung penjualan properti di tengah pandemi Covid-19.

Direktur Jenderal Pembiayaan Infrastruktur Pekerjaan Umum dan Perumahan Kementerian PUPR Eko Djoeli Heripoerwanto menilai kegiatan ini tetap dapat memenuhi permintaan masyarakat dalam kebutuhan properti. Di sisi lain, kegiatan ekonomi tetap bisa berputar.

"Saya menyambut baik dan mengapresiasi teman-teman yang berinsiatif menyelenggarakan acara ini yang telah berkolaborasi untuk menjaga industri properti tetap jalan sebagaimana diharapkan," sebut Eko dalam pembukaan Asia Virtual Property Expo Exclusive Media Preview, Selasa (10/11/2020).

Acara ini diyakini ikut mendorong dalam pemulihan ekonomi nasional (PEN) yang sangat diharapkan pemerintah di masa covid-19 bisa membangkitkan ekonomi. Salah satu yang utama adalah pemulihan pasar properti.

"Harapan saya agar nantinya acara pameran ini juga memberikan slot kepada segmen rumah subsidi. Manfaatnya agar konsumennya bervariasi dan meningkatkan roda perekonomian masyarakat," ujarnya.

 

Dengan pameran properti virtual seperti ini mampu membuat ekonomi terus berputar di tengah kondisi resesi. Sektor properti diharapkan bisa menjadi andalan untuk bisa memutar roda perekonomian.

"Industri properti ini memiliki 140 hingga 170 industri turunan di bawahnya, jadi ini padat karya. Saya berharap ini memberi manfaat bagi nasabah kami dan masyarakat Indonesia," tambahnya.

Pada pameran properti virtual ini, calon nasabah bisa memilih ratusan proyek yang sudah terdaftar. Setidaknya ada 300 proyek properti dari 10 negara yang bisa dipilih pengunjung. Meski demikian, pengunjung bisa melihat projeknya secara riil, karena tampilannya bakal terlihat 360°. Karena virtual, masyarakat bisa memantau target properti tanpa harus berdesakan secara langsung.

Country Manager Rumah.com Marine Novita mengatakan, menurut data baru dipublikasikan, menemukan bahwa sepanjang kuartal III 2020 indeks supply rumah meningkat sangat tajam hingga 10% dibanding kuartal sebelumnya. Sementara itu, dari sisi harga walaupun secara Year on Year indeks harga masih lebih rendah dibanding tahun lalu, namun kuartal kuartal III telah menjadi titik balik dengan peningkatan sebesar 0.5% secara kuartalan.”

"Di tengah resesi yang telah menimpa Indonesia, kuartal kuartal III memperlihatkan peningkatan dan optimisme yang harus terus dijaga," katanya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini