Cara Pintar Kelola Gaji agar 'Napas' Sampai Akhir Bulan

Giri Hartomo, Jurnalis · Sabtu 14 November 2020 21:33 WIB
https: img.okezone.com content 2020 11 14 622 2309491 cara-pintar-kelola-gaji-agar-napas-sampai-akhir-bulan-QQeAvNZsJT.jpg Tabungan (Foto: Shutterstock)

JAKARTA - Mengatur keuangan menjadi sesuatu hal yang sangat krusial dalam menghadapi krisis seperti ini, sehingga upah yang didapatkan bisa bertahan hingga akhir bulan nanti.

Perencana Keuangan Safir Senduk mengatakan, dalam mengelola keuangan, pos pengeluaran harus dibagi ke dalam empat pos. Pertama adalah sisihkan untuk cicilan utang, lalu yang kedua adalah tabungan, kemudian asuransi dan biaya hidup.

“Pengeluaran seseorang itu menjadi empat ya, jadi yang pertama adalah cicilan utang itu prioritas pertama, kedua adalah tabungan dan investasi, ketiga adalah premi asuransi dan keempat adalah biaya hidup,” ujarnya saat dihubungi Okezone, Sabtu (14/11/2020).

Baca Juga: Belum Ditransfer BLT Subsidi Gaji, Netizen: Cepat Dong Bu Menteri, Beras Habis Nih 

Mengenai besarannya lanjut Safir, dirinya lebih memilih untuk lebih fleksibel. Karena menurutnya, kebutuhan dan pendapatan seseorang masing-masing memiliki perbedaan.

“Nah sekarang pertanyaannya bagaimana cara membaginya? Cara membaginya adalah sebenarnya tidak ada satupun ukuran yang benar karena kalau setiap orang bisa beda beda,” ucapnya.

 

Namun sebagai gambaran kasar, untuk cicilan alokasikan anggaran sebesar 30% dari pendapatan. Kemudian untuk investasi, alokasi anggarannya adalah sebesar 10% dari penghasilan.

Kemudian untuk asuransi ada baiknya menyiapkan 10% dari penghasilan setiap bulan. Dan yang terakhir sisanya atau sekitar 50% diperuntukan untuk biaya hidup.

“Jadi kalau berapa banyak yang dibutuhkan. Paling maksimal 50% untuk biaya hidup,” ucapnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini