Wow, Penjualan Sepeda Naik 4 Kali Lipat di Era Covid-19

Michelle Natalia, Jurnalis · Minggu 15 November 2020 13:18 WIB
https: img.okezone.com content 2020 11 15 455 2309895 wow-penjualan-sepeda-naik-4-kali-lipat-di-era-covid-19-2h2IB6qZli.jpg Sepeda (Foto: Okezone.com)

JAKARTA - Kementerian Perindustrian (Kemenperin) mencatat pertengahan tahun 2020, penjualan sepeda mengalami peningkatan hingga empat kali lipat bila dibandingkan dengan penjualan tahun lalu.

"Ini merupakan peluang besar bagi IKM kita, termasuk sektor alat angkut untuk bisa ikut berkontribusi,” kata Direktur Jenderal Industri Kecil, Menengah dan Aneka (IKMA) Kementerian Perindustrian Gati Wibawaningsih di Jakarta, Minggu (15/11/2020).

Baca Juga: Gowes Ngetren di Era Corona, BPTJ: Jadi Budaya Bersepeda

Selain itu, lanjut Gati, pihaknya melaksanakan program kegiatan yang diyakini mampu mendorong peningkatan permintaan produk IKM di Indonesia. Berikutnya, pemberian fasilitasi mesin dan peralatan, pendampingan tenaga ahli, serta fasilitasi sertifikasi produk maupun kompetensi SDM.

“Industri alat angkutan merupakan sektor yang memiliki peran besar terhadap perekonomian nasional,” sebut Gati.

 

Hal ini terlihat dari nilai investasi di sektor tersebut yang mencapai Rp8,39 triliun pada tahun 2019 atau masuk dalam lima besar sektor industri dengan nilai investasi terbesar setelah industri makanan, industri logam, serta industri kimia dan farmasi.

Untuk itu, Ditjen IKMA Kemenperin bertekad untuk terus mendorong penguatan daya saing IKM alat angkut melalui peningkatan di sisi Quality, Cost, dan Delivery (QCD). “Salah satunya melalui bimbingan teknis untuk penguatan kompetensi SDM di sektor IKM,” tandasnya.

Sebelumnya, Industri kecil menengah (IKM) alat angkut mulai merambah produksi komponen sepeda sebagai substitusi kebutuhan impor. Hal ini juga sebagai upaya menangkap peluang dari tren penjualan sepeda yang kian meningkat.

“Pertengahan tahun 2020, penjualan sepeda mengalami peningkatan hingga empat kali lipat bila dibandingkan dengan penjualan tahun lalu. Ini merupakan peluang besar bagi IKM kita, termasuk sektor alat angkut untuk bisa ikut berkontribusi,” kata Direktur Jenderal Industri Kecil, Menengah dan Aneka (IKMA) Kementerian Perindustrian Gati Wibawaningsih di Jakarta, Minggu (15/11/2020).

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini