Realisasi Anggaran Kemenhub Baru 70%, Dihabiskan untuk Apa?

Rina Anggraeni, Jurnalis · Selasa 17 November 2020 11:55 WIB
https: img.okezone.com content 2020 11 17 320 2310877 realisasi-anggaran-kemenhub-baru-70-dihabiskan-untuk-apa-VNzZwy9u5u.jpg Uang Rupiah. Foto: Ilustrasi Shutterstock

JAKARTA - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) mencatat realisasi anggaran dari Januari sampai 16 November baru terserap 70,7%. Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi mengatakan realisasi penyerapan anggaran baru 35,8 triliun.

Rinciannya anggaran belanja pegawai dari Rp3,5 triliun baru terealisasi Rp3,1 triliun. Lalu, realisasi belanja barang dari Rp12,8 triliun baru terealisasi Rp9,3 triliun. Lalu belanja moda dari anggaran Rp19 triliun baru diserap Rp12,5 triliun.

Baca Juga: Menteri Basuki Buka-bukaan soal Anggaran di DPR, Ada Apa Ya?

"Berdasarkan surat kementerian keuangan anggaran Kemenhub terjadi penyesuaian itu maka 35,8 triliun dan itu baru terealisasi 70,7%," kata Menhub dalam video virtual, Selasa (17/11/2020).

Kata dia, untuk Anggaran Kementerian Perhubungan Tahun Anggaran 2021 senilai Rp45,6 triliun.

 

Adapun alokasi anggaran TA 2021 terbagi untuk alokasi program yaitu Dukungan Manajemen sebesar Rp9,5 triliun, Infrastruktur Konektivitas Rp33,95 triliun, Riset dan Inovasi Iptek Rp112 Miliar, Pendidikan dan Pelatihan Vokasi Rp2,09 triliun.

Sementara untuk jenis belanja terdiri dari Belanja Modal sebesar Rp23,66 triliun, Belanja Pegawai Rp3,97 triliun, Belanja Barang Mengikat Rp3,22 triliun dan Belanja Barang Tidak Mengikat Rp14,79 triliun.

"Pada tahun anggaran 2021, Kemenhub juga menganggarkan untuk program Padat Karya di sektor transportasi darat, laut, udara, perkeretaapian ,dan pengembangan sumber daya manusia perhubungan," bebernya.

Lalu, sumber pendanaan dari total anggaran tersebut didapatkan dari berbagai sumber yaitu Rupiah Murni (RM) sebesar Rp33,86 triliun, Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) sebesar Rp5,66 triliun, Badan Layanan Umum/BLU sebesar Rp1,53 triliun, Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) sebesar Rp3,79 triliun, Pinjaman Luar Negeri (PLN) sebesar Rp807 miliar.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini