Ramalan Bill Gates: Banyak Perusahaan Sukses Kembangkan Vaksin Covid-19

Fadel Prayoga, Jurnalis · Rabu 18 November 2020 14:16 WIB
https: img.okezone.com content 2020 11 18 455 2311667 ramalan-bill-gates-banyak-perusahaan-sukses-kembangkan-vaksin-covid-19-iqRcVCLxtJ.jfif Virus Corona (Foto: Ilustrasi Shutterstock)

JAKARTA - Perusahaan obat Pfizer dan Moderna sama-sama mengumumkan keberhasilan tahap akhir dengan vaksin Covid-19 mereka dalam 10 hari terakhir. Sukses dari dua program vaksin terkemuka, kemungkinan besar berarti para pelopor lainnya juga akan menunjukkan perlindungan yang kuat terhadap Covid-19.

Baca Juga: Vaksin Covid-19 Moderna Bawa Rupiah Terbang Tinggi

"Dengan kabar baik dari Pfizer dan Moderna, kami pikir sekarang AstraZeneca, Novavax, dan Johnson & Johnson kemungkinan besar juga akan menunjukkan kemanjuran yang sangat kuat," kata Founder Microsoft Bill Gates seperti dilansir dari Businessinsider, Rabu (18/11/2020).

Meskipun Gates tak menyebutkan secara rinci ihwal prediksi tersebut, tapi pernyataannya pun didukung oleh para ilmuwan di dunia. Semua kandidat vaksin terkemuka menargetkan bagian yang sama dari virus corona, yaitu kenaikan protein lonjakan.

Uji klinis tahap awal menunjukkan semua suntikan menimbulkan berbagai tingkat antibodi penawar, protein pelawan virus yang memainkan peran penting dalam respons kekebalan tubuh.

Tapi satu-satunya cara untuk mengetahui apakah itu berarti perlindungan adalah dengan menjalankan uji coba tahap akhir yang melibatkan puluhan ribu sukarelawan yang menerima suntikan eksperimental atau suntikan plasebo.

AstraZeneca, Novavax, dan Johnson & Johnson sedikit lebih mudah untuk meningkatkan produksi dengan biaya yang sangat rendah, dan tidak memiliki persyaratan suhu yang sama.

"ketiga vaksin tersebut mungkin bagian dari mendapatkan pasokan, situasi terpecahkan," kata Gates.

AstraZeneca mengatakan mungkin untuk mendapatkan hasil yang meyakinkan sebelum akhir tahun, sementara Novavax dan J&J sama-sama bertujuan untuk memiliki data pada awal 2021.

Vaksin Moderna dan Pfizer dikembangkan menggunakan platform vaksin baru yang disebut messenger RNA dan membutuhkan penyimpanan dingin.

Sementara Moderna's dapat disimpan selama sebulan dalam suhu lemari es biasa, vaksin Pfizer harus disimpan pada suhu minus 94 derajat Fahrenheit, membutuhkan es kering dan wadah khusus.

Beban logistik itu terbukti bisa menjadi penghalang untuk mendapatkan akses vaksin ke wilayah yang lebih miskin di dunia.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini