Medsos Untungkan Pebisnis, Begini Cara Memaksimalkannya

Taufik Fajar, Jurnalis · Jum'at 20 November 2020 18:57 WIB
https: img.okezone.com content 2020 11 20 455 2313285 medsos-untungkan-pebisnis-begini-cara-memaksimalkannya-aJqraLmQZu.jpg Tips Memulai Usaha. (Foto: Okezone.com/Shutterstock)

JAKARTA - Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) mau tidak mau harus beradaptasi di masa pandemi. Terutama dengan memanfaatkan platform digital sebagai outlet penjualan.

Apalagi, Digital Creator Ndorokakung mengatakan, media sosial merupakan sumber informasi utama bagi warga +62 atau Indonesia, sehingga sangat bisa dimanfaatkan untuk berjualan.

“Media sosial mampu memberikan data tentang perilaku konsumen, ini penting bagi brand,” ujarnya, berbicara dalam webinar Digital Marketing: Strategi Mendapatkan Konsumen dan Meningkatkan Penjualan, Jumat (20/11/2020).

Baca Juga: Tak Punya Pengalaman Dalam Berbisnis? Begini Tipsnya

Selain itu, media sosial sangat ramah bagi pebisnis. Meski demikian perlu strategi jitu untuk memanfaatkan media sosial dalam marketing.

“Yang pertama adalah menetapkan tujuan, mau brand awareness, mau meningkatkan sales, atau mencari lead, atau apa. Kemudan KPI-nya apa, apakah mau meningkatkan trafict ke web, apakah lead atau sales, dan seterusnya,” jelas Ndorokakung.

Selanjutnya perlu menetapkan target pasar yaitu kalangan mana, usia, jenis kelamin, di perkotaan atau pedesaan, kelompok pesepeda atau pengguna mobil. Sebab, ini akan menentunkan konten yang cocok untuk target marketnya. Selanjutnya, karena media sosial jenisnya maka brand harus memilih sesuai dengan barang jual.

“Apakah brand cocok menggunakan Tik-Tok misalnya, kita tahu Tiktok banyak digunakan anak muda, gen Z,” tambahnya.

Baca Juga: RI Bisa Jadi Raja Udang, Begini Prospek Bisnisnya

Sedangkan untuk konten, salah satu tipsnya harus menjawab kebutuhan konsumen. “Kedua konten mudah diakses, makin mudah diakses dan mudah disebarkan akan meningkatkan engagement,” lanjutnya.

Sementara itu Direktur Jaringan dan Retail Banking Bank Mandiri Aquarius Rudianto mengatakan, perseroan berupaya membantu para nasabah pebisnis ini dengan menyediakan transaksi bebas biaya, hingga mendorong transaksi digital.

“Chanel-chanel digital kita siapkan untuk mengkomodir kebutuhan, perkembangannya cukup drastis, kalau kita lihat sudah hampir Rp1,7 miliar transaksi, kalau e-commerce kita sudah hampir 146 juta posisi Oktober,” ujarnya.

Dia mengatakan, pergeseran transaksi ke jalur digital ini terjadi baik di sisi penjual maupun konsumen. Aquarius berharap fitur-fitur online di mandiri bisa dimanfaakan para pebisnis, termasuk pinjaman yang bisa diajukan secara online.

“Kalau mau pinjam Ro100 juta, di Mandiri dalam waktu maksimal 15 menit bisa sampai disburse,” katanya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini