23% Penjualan UMKM Merosot, Menteri Teten Cari Solusi

Suparjo Ramalan, Jurnalis · Sabtu 21 November 2020 13:07 WIB
https: img.okezone.com content 2020 11 21 320 2313532 23-penjualan-umkm-merosot-menteri-teten-cari-solusi-eBOYEv7PxQ.jpg Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki (Kemenkop)

JAKARTA - Kementerian Koperasi dan UKM mencatat penjualan industri UKM merosot hampir 23% akibat pandemi Covid-19. Dalam surveinya, sebanyak 20% pelaku UMKM mengalami hambatan distribusi dan 19,39% mengaku kesulitan permodalan.

Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki juga menyebutkan, sebanyak 18,87% dari pelaku usaha yang mengikuti survei mengakui bahwa kesulitan mendapatkan bahan baku, diikuti keluhan terhambatnya produksi oleh 18,83% partisipan.

 Baca juga: UMKM Go Digital, Ibu Negara Minta Bantuan Generasi Milenial

Dalam sambutannya pada Opening Ceremony Indonesia Digital Trade Show in Conjunction With Indonesia Local Brands Expo 2020, Teten mengatakan, pihaknya selalu mencari cara menumbuh kembangkan UMKM yang memang terbukti menjadi salah satu roda penggerak ekonomi nasional.

Di mana, digitalisasi dapat menjadi opsi yang tepat untuk UMKM. "Karena bagaimanapun saat ini semua sektor harus terhubung dengan sistem digital,” katan Teten dalam keterangan pers, Jakarta, Sabtu (21/11/2020).

 Baca juga: Ibu Negara Sebut Covid-19 Beri Banyak Hikmah, UMKM Beralih Digital

Dari data, Kementerian Koperasi dan UKM, lebih dari 64 juta UMKM berkontribusi 14 persen terhadap total ekspor non migas, 60 persen total investasi, 97 persen total tenaga kerja dan 61 persen total PDB nasional. Dengan begitu, kehadiran UMKM mampu mendorong perekonomian nasional.

"Saya mengapresiasi penyelenggaraan even Indonesia Digital Trade Show- Indonesia Local Brand yang digagas oleh PT Sukses Mulya Pratama agar UMKM bangkit dan bisa menjalankan usahanya sehingga bisa berkontribusi terhadap ekonomi nasional," kata dia.

Teten berharap, pemerintah maupun swasta juga turut mendorong pelaksanaan acara ini agar para pengusaha lokal dan UMKM di seluruh Indonesia bisa menembus pasar digital atau go digital sebagai jembatan dalam mempercepat digitalisasi produk-produk UMKM di Tanah Air.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini