Orang Kaya Dinilai Bisa Pulihkan Ekonomi 2021, Kenapa?

Kunthi Fahmar Shandy, Jurnalis · Minggu 22 November 2020 06:07 WIB
https: img.okezone.com content 2020 11 21 320 2313671 orang-kaya-dinilai-bisa-pulihkan-ekonomi-2021-kenapa-bvg2Q7yWIl.jpg Saham (Shutterstock)

JAKARTA - Konsumsi menjadi motor utama ekonomi Indonesia. Terutama saat tertekan kasus virus Corona atau Covid-19.

Pada kuartal kedua dan ketiga, konsumsi swasta mengalami kontraksi masing-masing sebesar 5,5 dan 4%.

Direktur Eksekutif CORE Indonesia Mohammad Faisal mengatakan penurunan terdalam terjadi pada konsumsi yang berkaitan dengan leisure, yaitu sektor transportasi dan pergudangan dan sektor penyediaan akomodasi dan makan minum.

Secara kumulatif tiga kuartal pertama, kedua sektor tersebut terkontraksi masing-masing sebesar 15,6 dan 10,7% dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

"Kebijakan pemerintah yang melakukan pembatasan sosial dan perilaku masyarakat, khususnya kelas menengah atas, yang mengurangi kegiatan ekonomi untuk mencegah penularan Covid-19, menjadi penyebab utama penurunan konsumsi seluruh golongan pendapatan," kata Faisal.

Golongan pendapatan menengah atas, yang berkontribusi 82 persen terhadap total konsumsi masyarakat, cenderung menahan belanja mereka. Salah satu indikasi perilaku delayed purchase golongan menengah terlihat dari pertumbuhan Dana Pihak Ketiga di perbankan yang mengalami peningkatan.

Baca selengkapnya: Pemulihan Ekonomi 2021 Tergantung Orang Kaya, Maksudnya?

(rzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini