7 Fakta BLT Subsidi Gaji Termin I Belum Cair 100%

Giri Hartomo, Jurnalis · Minggu 22 November 2020 09:07 WIB
https: img.okezone.com content 2020 11 21 320 2313688 7-fakta-blt-subsidi-gaji-termin-i-belum-cair-100-yU5TycuhGh.jpg Perbankan (Shutterstock)

JAKARTA - Kementerian Ketenagakerjaan saat ini sudah mulai menyalurkan bantuan langsung tunai (BLT) subsidi gaji atau upah kepada para pekerja dengan gaji pas-pasan alias di bawah Rp5 juta. Penyaluran BSU ini sudah memasuki ke tahap termin kedua.

Adapun termin pertama sendiri sudah rampung penyalurannya pada akhir Oktober lalu. Namun ternyata masih ada beberapa rekening yang belum ditransfer subsidi gaji oleh pemerintah.

Berdasarkan hal tersebut, ada sejumlah fakta menarik. Berikuta adalah fakta menarik terkait BSU yang belum cair yang telah dirangkum Okezone, pada Minggu (22/11/2020)

Baca juga: 5 Fakta BLT Guru Honorer Rp1,8 Juta, Penuhi Syarat Langsung Masuk Rekening

1. Pencairan Subsidi Gaji Termin I Baru 98,78%

 

Tidak semua penyaluran subsidi gaji atau upah termin pertama sudah menerima semua. Karena masih ada beberapa pekerja yang berada di data Kementerian Ketenagakerjaan yang belum menerima bantuan tersebut.

Penyaluran subsidi gaji atau upah termin pertama, Kemnaker telah menyalurkan subsidi gaji atau upah kepada 12.252.668 pekerja atau buruh. Angka tersebut setara dengan 98,78 persen dari target penyaluran sebanyak 12.403.896 penerima.

Baca juga: 4 Fakta Pencairan BLT Subsidi Gaji ke Rekening Himbara Vs BCA Cs

BLT

2. Kendala Subsidi Gaji Termin 1 Belum Ditransfer 100%

Sejumlah calon penerima belum dapat menerima bantuan subsidi gaji atau upah karena adanya beberapa kendala. Seperti misalnya duplikasi rekening, rekening sudah tutup, rekening pasif, rekening tidak valid atau rekening yang telah dibekukan.

Selain itu, terdapat rekening yang tidak sesuai NIK dan rekening yang tidak terdaftar di kliring. Jumlahnya rekening bermasalah ini mencapai 151 ribu rekening

3. Belum Terima Subsidi Gaji, Coba Colek BPJS TK

Masyarakat yang merasa berhak mendapat subsidi gaji atau upah namun masih terkendala, untuk segera berkomunikasi dengan manajemen perusahaan dan BPJS Ketenagakerjaan. Sehingga datanya dapat diperbaiki.

Baca juga: Belum Dapat BLT? Menaker: Segera Lapor ke Perusahaan dan BPJS

Karena sumber datanya dari BPJS Ketenagakerjaan, sehingga penyelesaian data ini harus dikoordinasikan dengan mereka juga. Barulah nanti BPJS Ketenagakerjaan akan menyampaikan koreksi kepada Kemnaker.

4. 3,1 Juta Rekening Siap Terima Subsidi Gaji Termin II, Batch III

Kementerian Ketenagakerjaan kembali menyalurkan bantuan pemerintah berupa subsidi gaji atau upah (BSU) termin kedua. Kali ini penyaluran dilakukan untuk gelombang atau batch ketiga.

Pada batch ketiga ini pemerintah menggelontorkan dana sebesar Rp3,77 triliun. Anggaran ini diberikan kepada 3.149.031 pekerja atau buruh.

5. Ada 8 Juta Calon Penerima Subsidi Gaji hingga Batch III

Dengan disalurkannya tahap III, secara keseluruhan pada termin kedua ini Kementerian Ketenagakerjaan telah menyalurkan subsidi gaji atau upah kepada 8.042.847 pekerja atau buruh. Sebelumnya, pada tahap I, Kemnaker menyalurkan subsidi gaji atau upah kepada 2.180.382 pekerja atau buruh.

Sementara pada tahap II disalurkan kepada 2.713.434 pekerja atau buruh. Adapun hingga tahap ketiga, jumlah anggaran yang untuk ketiga tahap pada termin kedua ini mencapai Rp9,65 trillium.

6. Baru 1,5 Juta Terima Subsidi Gaji Termin II

Penyaluran BLT Subsidi Gaji atau Upah (BSU) termin kedua sudah mulai disalurkan pemerintah sejak beberapa hari yang lalu. Saat ini pencairan subsidi gaji sudah dilakukan pada termin kedua batch atau tahap ketiga.

Jika melihat realisasinya, penyaluran subsidi gaji termin kedua batch pertama dan kedua ini masih belum tersalurkan seluruhnya. Karena jumlah anggaran yang tersalurkan pada tahap I dan II baru sebesar Rp1,8 triliun dari total Rp5,8 triliun yang disalurkan.

Jika dilihat dari realisasi sementara penyaluran subsidi gaji/upah termin kedua, tahap I telah tersalurkan kepada 844.083 pekerja/buruh atau 38,71%. Sedangkan tahap II telah tersalurkan kepada 685.427 pekerja/buruh atau 25,26%. Jumlah anggaran yang sementara tersalurkan dari tahap I dan II sebesar Rp1,8 triliun.

Jika ditotal, jumlah peserta menerima juga baru sekitar 1.529.510 pekerja atau buruh saja. Angka tersebut dilihat dari realisasi pada batch pertama yang baru mencapai 38,71% atau 844.083 pekerja atau buruh.

7. Subsidi Gaji Belum Cair, Menaker Minta Bersabar

Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziyah meminta para pekerja yang memiliki rekening bank swasta untuk lebih bersabar dalam pencairan BLTsubsidi gaji termin II. Saat ini, pencairan BLT subsidi gaji termin II memasuki batch ketiga.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini