Baru Gajian, Ayo Simak Cara Agar Semua Kebutuhan Tercukupi Selama Sebulan

Rina Anggraeni, Jurnalis · Minggu 22 November 2020 11:19 WIB
https: img.okezone.com content 2020 11 22 622 2313860 baru-gajian-ayo-simak-cara-agar-semua-kebutuhan-tercukupi-selama-sebulan-MdJGlk5qeA.jpg Tips Mengatur Keuangan di Tengah Resesi Ekonomi. (Foto: Okezone.com/Shutterstock)

JAKARTA- Mengatur belanja selalu menjadi masalah bagi kebanyakan orang. Sebab awal gajian masih senang, tengah hingga akhir bulan menjadi masa-masa sulit karena dana bulanan menipis.

Oleh karena itu, masalah keuangan ini harus dibereskan supaya dana yang ada selalu cukup sampai akhir bulan.

Menurut Perencana Keuangan Eko Endarto, rata-rata penyebabnya lantaran anda kurang bisa membuat perhitungan yang pas dalam mengalokasikan dana setiap bulannya.

Baca Juga: Cara Atur Keuangan di Akhir Bulan, Jangan Sampai Menyesal

Alih-alih ingin memenuhi kebutuhan pokok dan menyisihkan untuk tabungan, yang ada justru tergoda untuk berbelanja dan menghabiskan uang dengan tidak bijaksana," kata Eko di Jakarta, Minggu (22/11/2020).

Untuk itu, hal pertama yang harus lakukan adalah dengan membuka rekening tabungan lain yang berbeda dari rekening payroll yang digunakan perusahaan untuk memisahkan antara tabungan dan pengeluaran.

Baca Juga: 7 Kesalahan dalam Berinvestasi, Cek di Sini

"Kita harus memaksakan diri untuk menabung saat awal menerima gaji minimal 10% dari penghasilan," bebernya.

Lalu, membuat skala prioritas. Di kehidupan masyarakat global seperti saat ini, akan makin sulit untuk membedakan antara kebutuhan dan keinginan. Oleh karena itu, banyak di antara yang terjebak gaya hidup yang konsumtif.

"Ada baiknya membuat skala prioritas yang menurut kamu lebih penting diutamakan untuk kebutuhan. Cara mudahnya, kamu bisa memulai dengan membuat rencana anggaran pengeluaran," bebernya.

Lalu, lakukan review dari setiap anggaran yang telah kamu keluarkan sehingga anda dapat mengidentifikasi pada post mana yang memiliki pengeluaran yang paling besar.

"Dan apakah dana pengeluaran tersebut masuk kedalam kategori kebutuhan atau keinginan," katanya.

Serta, siapkan dana darurat. Apabila terjadi pengeluaran dana tak terduga yang di luar dari rencana dana anggaran, maka dapat mengambilnya dari pos dana darurat.

"Kebutuhan-kebutuhan semacam ini pastilah harus diantisipasi agar tidak menggoyahkan keuangan," tandasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini