1,92 Juta Pekerja Menanti Pencairan BLT Subsidi Gaji

Giri Hartomo, Jurnalis · Senin 23 November 2020 12:05 WIB
https: img.okezone.com content 2020 11 23 320 2314357 1-92-juta-pekerja-menanti-pencairan-blt-subsidi-gaji-5h958b3v6w.jpg Karyawan (Foto: Shutterstock)

JAKARTA - Kementerian Ketengakerjaan telah menyalurkan kembali Bantuan Subsidi Gaji atau Upah (BSU). Kini giliran BSU termin kedua dan batch keempat yang mendapat giliran.

Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah mengatakan, jika dijumlahkan dari tahap I hingga tahap IV, pemerintah telah menyalurkan subsidi gaji termin kedua kepada 10,48 juta penerima. Angka tersebut setara dengan 84,5% dari keseluruhan penerima yang mencapai 12,4 juta orang.

Baca Juga: Bu Ida Kok BLT Cair Tak Merata? Netizen: Teman Sudah Dapat, Saya Belum 

Jika dirinci pada penyaluran termin kedua ini, tahap I Kemnaker menyalurkan subsidi gaji kepada 2.180.382 pekerja atau buruh. Kemudian pada tahap II disalurkan kepada 2.713.434 pekerja atau buruh.

Selanjutnya pada tahap III disalurkan kepada 3.149.031 pekerja atau buruh. Dan pada tahap IV pemerintah telah menyalurkan 2.442.289 pekerja atau buruh.

Baca Juga: 2,44 Juta Pekerja Sudah Ditransfer Subsidi Gaji Tahap IV, Buruan Cek Rekening

Artinya, pemerintah masih memiliki beberapa slot untuk menyalurkan kembali BSU. Sebab, masih ada slot 1,92 juta pekerja yang akan mendapatkan BSU pada tahap selanjutnya.

"Alhamdulillah, pemerintah kembali menyalurkan bantuan subsidi gaji batch IV untuk termin kedua ini kepada 2,44 juta pekerja atau buruh dengan anggaran yang disalurkan mencapai Rp 2,93 triliun " ujarnya dalam keterangan tertulis, Senin (23/11/2020).

 

Menaker Ida menyarankan, bagi pekerja yang merasa berhak mendapat bantuan subsidi gaji atau upah namun masih belum menerima agar segera melapor dengan manajemen perusahaan dan BPJS Ketenagakerjaan. Dengan demikian, data pekerja atau buruh yang kurang tersebut dapat diperbaiki.

“Karena sumber datanya dari BPJS Ketenagakerjaan sehingga penyelesaian data ini harus dikoordinasikan dengan mereka juga. Barulah nanti BPJS Ketenagakerjaan akan menyampaikan koreksi kepada Kemnaker,” jelasnya.

Sebagaimana diketahui, pemerintah memberikan bantuan subsidi gaji kepada pekerja yang masuk kriteria di dalam Peraturan Menteri Ketenagakerjaan (Permenaker) Nomor 14 Tahun 2020. Adapun kriteria tersebut antara lain Warga Negara Indonesia (WNI), aktif menjadi kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan hingga 30 Juni 2020, mencantumkan NIK, memiliki rekening aktif, dan penerima upah di bawah Rp 5 juta.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini