Jokowi ke Menteri Anggaran Terbesar, Lelang Proyek di Desember 2020

Dita Angga R, Jurnalis · Rabu 25 November 2020 11:57 WIB
https: img.okezone.com content 2020 11 25 320 2315784 jokowi-ke-menteri-anggaran-terbesar-lelang-proyek-di-desember-2020-WbpNLwhgI5.jpg Presiden Joko Widodo. (Foto: Okezone.com/Biro Setpres)

JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyerahkan Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) dan Buku Daftar Alokasi Transfer ke Daerah dan Dana Desa Tahun 2021. Pada kesempatan itu, dirinya meminta kementerian, lembaga dan pemerintah daerah (pemda) yang anggarannya besar segera lakukan lelang di Desember 2020

"Seperti tadi saya sampaikan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Kementerian PUPR, Kementerian Perhubungan, Kementerian Pertanian dan yang lainnya yang memiliki anggaran besar. Daerah juga juga sama. Lakukan lelang sedini mungkin. Di bulan Desember ini,” katanya di Istana Negara, Rabu (25/11/2020).

Baca uga: Ekonomi Masih Lesu, Jokowi: Anggaran Rp2.750 Triliun Segera Dibelanjakan

Dia mengatakan, kecepatan melakukan lelang diharapkan langsung dapat menggerakan ekonomi di kuartal I-2020.

“Ini agar bisa menggerakan ekonomi di kuartal I-2021. Artinya di januari sudah ada pergerakan karena lelang sudah dilakukan setelah DIPA ini nanti diserahkan,” ungkapnya.

Baca Juga: Rincian Anggaran Kemenhub Rp45,66 Triliun pada 2021

Seperti diketahui pemerintah tahun ini mengalokasikan belanja APBN sebesar Rp2.750 triliun. Alokasi ini terdiri atas belanja kementerian/lembaga sebesar Rp1.032 serta dana transfer daerah dan dana desa sebesar Rp795,5 triliun.

Jokowi mengatakan alokasi tersebut akan dimanfaatkan untuk mendukung pemulihan ekonomi dan prioritas pembangunan di berbagai bidang. Misalnya saja di bidang kesehatan dialokasikan sebesar Rp169,7 triliun.

“Pendidikan Rp550 triliun, infrastruktur Rp417,4 triliun, perlindungan sosial Rp408,8 triliun, ketahanan pangan Rp99 triliun, pembangunan teknologi informasi Rp26 triliun, dan seterusnya,” pungkasnya.

1
4

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini