Ingin Ngutang tapi Bingung soal Cicilan, Ini Solusinya

Fadel Prayoga, Jurnalis · Rabu 25 November 2020 22:01 WIB
https: img.okezone.com content 2020 11 25 622 2315879 ingin-ngutang-tapi-bingung-soal-cicilan-ini-solusinya-IHk0j4XYu6.jpg Personal Finance (Shutterstock)

JAKARTA - Beragam fasilitas kredit yang kini marak ditawarkan dari sejumlah perusahaan membuat sebagian orang terjebak dalam cicilan utang yang menumpuk. Karena, tak dapat dipungkiri penawaran itu sangat memudahkan seseorang untuk memperoleh yang diinginkan.

Contohnya seperti ketika Anda ingin membeli rumah ada program Kredit Pemilikan Rumah (KPR). Lalu, terbaru ada namanya pay later, yang mana itu biasanya ditawarkan di beberapa aplikasi transportasi daring.

 Baca juga: 3 Cara Mudah Siapkan Dana Darurat agar Keuangan Selamat

Namun, kemudahan itu jangan sampai membuat Anda terlena hingga tak memikirkan jumlah cicilan ketika waktunya pembayaran tiba. Oleh sebab itu, diperlukan sebuah bujeting yang matang, sebelum memutuskan untuk berutang.

Salah satu fungsi bujeting tersebut adalah untuk mengetahui apakah besaran cicilan nanti masih dalam tahap wajar atau tidak. Adapun besaran ideal pembayaran cicilan itu tergantung gaji atau pemasukan tetap bulanan yang Anda terima.

 Baca juga: 5 Cara Mengontrol Pengeluaran saat Liburan di Tengah Covid-19

Perencana Keuangan dari Advisors Alliance Group Andy Nugroho menjelaskan, maksimal total pembayaran cicilan per bulannya itu adalah 30% dari penghasilan tetap yang diterima.

"Idealnya total besarnya cicilan yang harus kita bayarkan tiap bulannya 30% dari penghasilan," ujarnya kepada Okezone, Rabu (25/11/2020).

Apabila kini situasinya total cicilan utang Anda sudah lebih dari 30% dari pemasukan, yang harus dilakukan yaitu melunasi cicilan tersebut hingga selesai tanpa membuka utang yang baru.

"Jangan membuat utang dan cicilan baru dulu hingga yang sebelumnya pada lunas dan presentasenya turun dulu sampai di bawah 30%," kata dia.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini