Menko Luhut Akui Ada yang Salah dalam Mekanisme Ekspor Benih Lobster

Suparjo Ramalan, Jurnalis · Jum'at 27 November 2020 22:05 WIB
https: img.okezone.com content 2020 11 27 320 2317684 menko-luhut-akui-ada-yang-salah-dalam-mekanisme-ekspor-benih-lobster-pOMhYuTTzA.jpg Menko Maritim dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan (Foto: Dok. Kemenko Marves)

JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi sekaligus Menteri KKP Ad Interim Luhut Binsar Panjaitan mengakui ada kesalahan dalam mekanisme ekspor benih bening lobster ke luar negeri. Meski begitu, dia menyebut tidak ada kesalahan dalam Peraturan Menteri KKP Nomor 12/Permen-KP/2020 tentang Pengelolaan Lobster (Panulirus spp), Kepiting (Scylla spp), dan Rajungan (Portunus spp) di Indonesia.

Usai menggelar rapat perdana dengan seluruh pejabat eselon I Kementerian KKP, Jumat (27/11/2020), Luhut mengatakan, ada monopoli dalam proses ekspor tersebut.

Baca Juga: Tak Mau Lama-Lama Jadi Menteri KKP, Luhut: Pekerjaan Saya Banyak

Meski begitu, Luhut pun mengakui bahwa terdapat mekanisme yang salah dalam ekspor. Luhut menyebut, tidak boleh terjadi monopoli dalam ekspor benih bening lobster, seperti monopoli jasa pengangkutan.

"Kalau ada mekanisme yang salah itu sedang kita evaluasi dan sekarang dihentikan mungkin bebrapa waktu ke depan, nanti evaluasi, kita akan lanjutkan lagi kalau memang bisa dilanjutkan. Sementara yang salah tadi adalah monopoli seperti (jasa) pengangkutan, itu yang tidak boleh terjadi," ujar Luhut.

Baca Juga: Gerindra Minta Maaf ke Jokowi dan Masyarakat Terkait Kasus Edhy Prabowo

Pihak KKP saat ini sudah menghentikan sementara penerbitan Surat Penetapan Waktu Pengeluaran (SPWP) ekspor benih bening lobster. Penghentian tersebut didasari atas sejumlah pertimbangan, salah satunya Pendapatan Negara Bukan Pajak (PNBP).

Keputusan penghentian sementara penerbitan SPWP berdasarkan Surat Edaran (SE) Nomor B. 22891/DJPT/PI.130/XI/2020 yang ditandatangani Plt. Direktur Jenderal Perikanan Tangkap KKP Muhammad Zaini. Penghentian sementara ini berlaku hingga waktu yang belum ditentukan.

Meski begitu, Luhut mengatakan ada kemungkinan kegiatan tersebut akan tetap dilanjutkan jika dalam proses evaluasi tidak ditemukan permasalahan.

"Kalau ada mekanisme yang salah, itu sedang kita evaluasi dan sekarang dihentikan. Mungkin beberapa waktu. Setelah nanti evaluasi, kita akan lanjutkan lagi kalau memang bisa dilanjutkan," kata dia.

Karena itu, pihaknya tengah melakukan kajian perihal ekspor benih lobster tersebut. Bahkan ditargetkan laporannya akan dia pelajari pada pekan depan.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini