Pelabuhan Patimban Dukung Pengembangan Rebana Metropolitan

Giri Hartomo, Jurnalis · Jum'at 27 November 2020 16:16 WIB
https: img.okezone.com content 2020 11 27 470 2317467 pelabuhan-patimban-dukung-pengembangan-rebana-metropolitan-7GBcQIqTEw.jpg Pelabuhan Patimban Jadi Akses Pengembangan Kawasan Rebana. (Foto: Okezone.com/Shutterstock)

JAKARTA - Pemerintah mempercepat pembangunan Pelabuhan Patimban di Jawa Barat. Pelabuhan menjadi salah satu infrastruktur pendukung kawasan ekonomi baru di Jawa Barat.

Seperti diketahui, Pemerintah Provinsi Jawa Barat tengah merancang konsep Kota Metropolitan baru di Jawa Barat yang diberi nama Rebana Metropolitan. Dalam perencanaan ini, nantinya akan memasukan beberapa kota dari mulai Cirebon, Indramayu, Kuningan, Majalengka,Sumedang, Kota Cirebon dan Subang.

Baca Juga: Dear Milenial, Cek Lokasi hingga DP Sebelum Beli Rumah

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan, nantinya kawasan ini akan menjadi kawasan Metropolitan baru di Jawa Barat. Sebelumnya sudah ada dua kawasan metropolitan yakni Bodebek (Bogor, Depok, Bekasi) dan Bandung Metropolitan.

"Ada yang di Cirebon, Patimban, Majalengka, yang dinamakan Rebana Metropolitan dan rebana ini adalah pusat industri baru dari Jawa Barat yang terdiri dari 7 daerah," ujarnya dalam acara diskusi virtual, Jumat (27/11/2020).

Baca Juga: Sektor Perumahan Jadi Korban Corona, Wamenkeu Minta BTN-SMF Kompak

Menurut Budi, pembangunan fisik juga kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) perlu ditingkatkan. Oleh karena itu lanjut Menhub, nantinya akan dibangun Akademi Kemaritiman di dekat Pelabuhan Patimban.

"Kalau kita lihat, apa yang dilakukan kita tidak saja bicara tentang fisik. Tetapi unsur mendevelop manusianya menjadi lebih penting," jelasnya.

Memang menurut Budi, saat ini sudah ada 13 sekolah maritim di seluruh Indonesia. Namun menurutnya, jumlah tersebut masih belum cukup karena masih membutuhkan 3.000 perwira hingga ratusan pelabuhan dan kapal yang membutuhkan tenaga kerja terseb itu.

“Oleh karenanya, kami dari BPSDM Perhubungan, sekolah-sekolah akan meningkatkan, dan khususnya yang ada di Patimban, kita memberikan segala kemampuan sebagai pengelola bahari. Bagi mereka yang berprofesi sebagai nelayan pun kita berikan pendidikan. Dan juga khususnya operator pendukung dari Patimban itu sendiri,” jelasnya.

Selain itu, lanjut Budi, pihaknya juga secara aktif melakukan pendidikan kilat (Diklat) Kewirausahaan. Pelatihan atau Diklat tersebut diperuntukan untuk para wanita-wanita yang ada di sekitar Patimban.

"Kita harapkan kita nanti akan buat kompetisi dari desa-desa itu bisa membuat apa. Sehingga kita harapkan ini menjadi bola salju yang membuat Patimban ini menjadi kekuatan ekonomi," jelasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini