Kriteria Pengganti Edhy Prabowo Jadi Menteri KKP, Ada Nama Susi Pudjiastuti

Michelle Natalia, Jurnalis · Sabtu 28 November 2020 08:58 WIB
https: img.okezone.com content 2020 11 28 320 2317796 kriteria-pengganti-edhy-prabowo-jadi-menteri-kkp-ada-nama-susi-pudjiastuti-Sk1dBBQ3na.png Susi Pudjiastuti (Foto: Okezone.com/Youtube BNBP)

JAKARTA - Nama pengganti Edhy Prabowo yang mundur dari Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP) masih tanda tanya. Edhy mundur dari kursi Menteri KKP karena tersangkut kasus korupsi ekspor benih lobster.

Saat ini Menteri Koordinator bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan didapuk sebagai Menteri KKP Ad Interim.

Namun, nama-nama pengganti Edhy Prabowo kini bermunculan. Baik dari kalangan profesional hingga politik. Sebut saja, nama Sandiaga Uno yang muncul sebagai menteri KKP selanjutnya. Selain itu ada Susi Pudjiastuti yang diminta netizen untuk jadi menteri KKP lagi menggantikan Edhy Prabowo. Lalu siapa yang cocok menjadi Menteri KKP selanjutnya?

Baca Juga: Soal Pengganti Edhy Prabowo, Menko Luhut: Mana Saya Tahu 

Ekonom Core Piter Abdullah menilai kandidat pengganti Edhy Prabowo, harus memiliki sejumlah kriteria yang dianggap layak. Utamanya bisa mengenal dan memahami bisnis kelautan dan perikanan

"Sebenarnya enggak masalah dari golongan Mana. Tapi yang penting sangat paham tentang dunia bisnis kelautan dan perikanan," kata Piter saat dihubungi di Jakarta, Sabtu (28/11/2020).

Kata dia, nama Susi Pudjiastuti merupakan kandidat yang kuat. Sebab, kinerja dan kompeten Susi memang menaikkan standard minimum seorang menteri KKP.

"Sebelum bu Susi jadi menteri KKP, Masyarakat tidak begitu perhatian tentang KKP. Potensi ekonomi kementerian ini tidak terlihat. Setelah bu Susi jadi menteri KKP kita seperti didasarkan begitu besar potensi ekonomi yang dikelola oleh kementerian KKP dan selama ini bocor besar. Kita dirugikan sangat besar," katanya.

Secara terpisah, Pengamat Perikanan Suhana mengatakan KKP itu kan kewenangannya mengelola sumbe rdaya alam yang ada di laut. Sehingga akan lebih baik dijabat oleh para profesional dan non partai.

"Ini lebih baik dijabat oleh para profesional dan non partai," tandasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini