Jelang Natal dan Tahun Baru, Intip Persiapan 19 Bandara

Giri Hartomo, Jurnalis · Minggu 29 November 2020 15:03 WIB
https: img.okezone.com content 2020 11 29 320 2318286 jelang-natal-dan-tahun-baru-intip-persiapan-19-bandara-Ymcdqi83oy.jpg Ilustrasi Bandara (Foto: Okezone.com)

JAKARTA - PT Angkasa Pura II (Persero) mulai bersiap diri untuk menghadapi libur natal dan tahun baru 2021. Ada 19 Bandara yang disiapkan untuk menghadapi libur panjang akhir tahun nanti.

Presiden Direktur PT Angkasa Pura II Muhammad Awaluddin mengatakan, persiapan ini dilakukan untuk memastikan penerbangan berjalan lancar di seluruh bandara perseroan. Ada tiga hal yang harus dipastikan maskapai dalam mengantisipasi libur akhir tahun nanti.

Baca Juga: Pendukung Habib Rizieq Bubar, Area Terminal 3 Bandara Soetta Lengang

“Kami berkoordinasi erat dengan maskapai dalam mengantisipasi kelancaran angkutan Natal dan Tahun Baru. PT Angkasa Pura II selaku pengelola bandara memastikan tiga hal bagi maskapai untuk mengantisipasi apabila ada kebutuhan tambahan saat angkutan Nataru,” ujarnya dalam keterangannya, Minggu (29/11/2020).

Menurut Awaluddin, tiga hal tersebut meliputi ketersediaan slot time penerbangan bagi maskapai. Kemudian pihaknya juga memastikan jika maskapai penerbangan mendapatkan alokasi penerbangan tambahan atau extra flight.

 

“Dan memastikan adanya perpanjangan jam operasional di bandara AP II jika diperlukan. Adapun tiga hal tersebut merupakan rangkaian guna mengakomodir apabila ada kebutuhan tambahan penerbangan pada periode angkutan Nataru.

“Slot time, extra flight dan perpanjangan jam operasional bandara dapat mengakomodir kebutuhan saat Angkutan Nataru. Perpanjangan jam operasional bandara juga dapat membagi penerbangan agar tidak terkonsentrasi di jam-jam tertentu sehingga physical distancing di bandara tetap terjaga,” jelasnya

Adapun monitoring lalu lintas penerbangan dan kesiapsiagaan di bandara PT Angkasa Pura II sejalan dengan Natal dan Tahun Baru ini dilakukan pada 18 Desember 2020 hingga 4 Januari 2021. Sejalan dengan hal ini, Posko Nataru diaktifkan di 19 bandara guna meningkatkan 3C (Coordination, Communication, Collaboration) di antara para stakeholder bandara.

Sementara itu, untuk persiapan Sumber Daya Manusiannya (SDM) kata Awal, perseroan mulai fokus memastikan kesiapan dan kesigapan sumber daya manusia (people), prosedur dan protokol di bandara (process) dan fasilitas utama serta pendukung.

“Dari aspek People, PT Angkasa Pura II memastikan kecukupan personel operasional dan pelayanan guna memastikan penerapan aspek Process seperti protokol kesehatan dan prosedur operasional penerbangan,” ujar jelasnya.

Sebagai informasi, PT Angkasa Pura II saat ini mengelola 19 bandara, yaitu Soekarno-Hatta (Tangerang), Halim Perdanakusuma (Jakarta), Husein Sastranegara (Bandung), Kertajati (Majalengka), Kualanamu (Deli Serang), Supadio (Pontianak), Minangkabau (Padang), Sultan Syarif Kasim II (Pekanbaru), Sultan Iskandar Muda (Aceh), Raja Haji Fisabilillah (Tanjung Pinang), Sultan Mahmud Badaruddin II (Palembang).

Lalu, Sultan Thaha (Jambi), Depati Amir (Pangkalpinang), Silangit, Banyuwangi, Tjilik Riwut (Palangkaraya), Radin Inten II (Lampung), Fatmawati Soekarno (Bengkulu) dan HAS Hanandjoeddin (Belitung).

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini