Menhub: Manggarai Jadi Pusat Stasiun KA di Jabodetabek

Giri Hartomo, Jurnalis · Minggu 29 November 2020 18:26 WIB
https: img.okezone.com content 2020 11 29 320 2318382 menhub-manggarai-jadi-pusat-stasiun-ka-di-jabodetabek-2TnbfYSNCE.jpeg Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi (Foto: Okezone.com)

JAKARTA - Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menyebut Stasiun Manggarai akan menjadi pusat stasiun kereta api di Jabodetabek (Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang dan Bekasi). Saat ini pemerintah sedang terus mempercepat proses pembangunannya.

Menurut Budi, progres pembangunan dan pengembangannya hingga saat ini berjalan dengan baik. Nantinya lanjut Budi, seluruh kereta yang berasal dari wilayah Jabodetabek akan bertemu dan dipusatkan di Stasiun Manggarai.

Baca Juga: Operasi LRT Jabodebek Molor Lagi ke 2022, Ini Biang Keroknya

“Kami ke Manggarai dan kami melihat bahwa progres berjalan dengan baik tetapi memang saya minta adanya suatu percepatan-percepatan. Manggarai akan menjadi pusat Stasiun Kereta Api di Jabodetabek,” ujarnya di Jakarta, Minggu (29/11/2020).

Sedangkan kereta yang akan keluar dari Jakarta juga sebagiannya akan berangkat dari Manggarai. Meskipun masih ada beberapa kereta yang akan berangkat dari Stasiun Senen dan Gambir.

 

“Artinya semua jurusan KRl dari seluruh DKI Jakarta akan bersinggungan di Manggarai. Sebagian besar dari angkutan kereta api menuju keluar Jakarta melalui Manggarai hanya beberapa saja kita ada di Senen dan ada yang di Gambir,” jelasnya.

Mantan Direktur Utama Angkasa Pura II itu menambahkan, saat ini pihaknya tengah mempersiapkan jalur mandiri untuk setiap jurusan. Diharapkan tidak adalah penumpukan kereta pada jalur di titik pusat atau singgungan tersebut.

“Nah oleh karenanya juga kereta Bandara kita siapkan stasiun-stasiun sehingga antara Depok line, Bekasi line itu tidak bertumpuk di suatu tempat mereka memiliki line sendiri-sendiri,” jelasnya.

Budi menambahkan, seluruh proses tersebut diharapkan bisa rampung seluruhnya pada akhir 2022. Oleh karenanya, dirinya meminta agar seluruh proses pembangunan bisa segera diselesaikan, utamanya yang berkaitan dengan masalah tanah.

“Itu kita harap akhir 2022 itu akan selesai semuanya. Nah untuk itu saya minta kepada KAI para kontraktor untuk melakukan penyelesaian masalah tanah, percepatan pembangunan dan mengkoordinasi dengan para stakeholder yang ada terutama berkaitan antar moda yang ada di Jakarta,” kata Budi.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini