Pilih Warna Cat Kamar yang Tepat Berdasarkan Psikologis Anak

Alya Ramadhanti, Jurnalis · Rabu 02 Desember 2020 13:17 WIB
https: img.okezone.com content 2020 12 02 470 2320180 pilih-warna-cat-kamar-yang-tepat-berdasarkan-psikologis-anak-nZaEl40TF2.jpg Kamar Anak (Foto: Real Simple)

JAKARTA - Memilih warna kamar untuk bayi terkadang menjadi persoalan untuk calon orangtua. Sebab terkadang mereka sulit menyatukan keinginan dengan warna yang tepat. Nah, ternyata setiap warna memiliki arti psikologi tersendiri lho. Karena itu, calon orang tua harus paham tentang warna-warna yang dapat memengaruhi dan membentuk emosional anak.

Studi psikologis yang dilakukan oleh suatu perusahaan iklan, menunjukkan warna dapat memengaruhi suasana hati, perilaku, bahkan kesehatan si kecil. Penggunaan warna tertentu juga dapat memperbaiki kebiasaan tidur, meningkatkan daya ingat, dan meningkatkan kinerja akademis. Seperti dikutip dari The Spruce, Rabu (2/12/2020), inilah warna kamar dan artinya menurut psikologi:

Baca juga: 3 Cara Bikin Kamar Sempit Terlihat Luas

Warna Hangat

Secara umum, warna-warna hangat mendatangkan kebahagiaan dan kenyamanan. Nuansa berani merah, oranye, dan kuning dapat memberi efek energi positif pada tubuh. Berikut pilihan warna hangat yang dapat dipilih:

Merah

Warna merah memberikan energi pada tubuh. Meningkatkan detak jantung, tekanan darah, dan pernapasan. Beberapa penelitian menunjukkan, efek fisik yang berhubungan dengan warna merah meningkatkan kemampuan atletik. Namun, warna merah juga dikaitkan dengan peningkatan agresi, dan ketidakfokusan.

Baca juga: 6 Warna Cat Abu-Abu untuk Rumah, Layak Dicoba

Merah muda

Secara umum, warna merah muda dominan disukai oleh gadis kecil. Warna merah muda membangkitkan empati dan feminitas serta menciptakan suasana yang menenangkan. Namun, warna merah muda juga dapat menyebabkan agitasi dan kecemasan.

Kuning

Warna kuning menggambarkan kebahagiaan dan motivasi. Kuning lembut dan halus meningkatkan konsentrasi, sementara warna yang lebih cerah dapat meningkatkan memori dan metabolisme. Namun, terlalu banyak warna kuning dapat menimbulkan perasaan marah, dan menyebabkan anak rewel.

Oranye

Warna oranye memiliki pengaruh sifat sosial yang positif. Menginspirasi untuk berkomunikasi dan membuat orang sekitar menjadi nyaman. Tetapi warna oranye seperti warna kuning, jika terlalu dominan akan membuat ketidakstabilan emosi pada anak. Oleh karena itu, padukan warna oranye dengan dekorasi lain agar lebih netral.

Warna sejuk

Warna-warna sejuk memiliki efek menenangkan tubuh dan membuat kamar terasa luas. Terlepas dari sifatnya yang menenangkan, warna-warna sejuk dapat membuat personal menjadi pendiam. Untuk melembutkan efeknya, padukan warna-warna sejuk dengan warna netral seperti krem, dan tambahkan dekorasi ruangan. Berikut pilihan warna sejuk yang direkomendasikan:

Biru

Warna biru membantu menenangkan pikiran dan tubuh. Menurunkan tekanan darah, detak jantung, serta mengurangi perasaan cemas. Anak-anak yang sulit tidur dan emosinya belum stabil dapat memperoleh manfaat dari menghabiskan waktu di lingkungan yang biru.

Ungu

Warna Ungu dikaitkan dengan kebijaksanaan dan spiritualitas. Diambil dari gabungan warna biru dan merah, warna ini mengambil karakteristik keduanya. Ungu juga bisa memiliki kesan mewah.

Hijau

Hijau melambangkan alam, membuat ruangan menjadi tenteram dan menenangkan. Terkait dengan kesehatan, hijau memiliki efek menenangkan pada tubuh dan pikiran. Mengurangi kecemasan dan meningkatkan konsentrasi. Paparan warna hijau bahkan dapat meningkatkan kemampuan membaca.

Terlepas dari penafsiran warna menurut psikologi, itu semua berbalik kepada personal serta keinginan anak dan orang tua. Jika si kecil menyukai warna tertentu, maka jangan khawatir tentang efek negatifnya. Dengan kata lain, jika anak bahagia, pikirannya pun ikut bahagia.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini