5 Strategi Pemulihan Ekonomi ala Bos BI

Michelle Natalia, Jurnalis · Kamis 03 Desember 2020 12:12 WIB
https: img.okezone.com content 2020 12 03 320 2320813 5-strategi-pemulihan-ekonomi-ala-bos-bi-gHDjHnFQSr.jpg Gubernur BI (Foto: Okezone)

JAKARTA - Bank Indonesia (BI) optimistis pemulihan ekonomi nasional pada tahun 2021 dapat terwujud dengan penguatan sinergi melalui 1 prasyarat dan 5 strategi.

Gubernur BI Perry Warjiyo mengatakan satu prasyarat tersebut adalah vaksinasi dan disiplin protokol Covid-19, dan 5 strategi respons kebijakan.

Baca Juga: Jokowi Bawa Kabar Baik, Ekonomi RI ke Arah Positif 

Langkah-langkahnya yaitu, pembukaan sektor produktif dan aman, percepatan stimulus fiskal (realisasi anggaran), ketiga peningkatan kredit dari sisi permintaan dan penawaran, keempat stimulus moneter dan kebijakan makroprudensial. Lalu kelima, digitalisasi ekonomi dan keuangan, khususnya UMKM.

"Pelaksanaan protokol kesehatan harus terus dilakukan dengan disiplin dan terus waspada serta tidak lengah agar tidak ada gelombang kedua pandemi yang akan merugikan upaya dan pengorbanan yang telah dilakukan," kata Perry di Jakarta, Rabu (3/12/2020).

 

Kata dia, pemulihan ekonomi nasional yang tengah berlangsung diprakirakan semakin meningkat.

"Pada tahun 2021, ekonomi Indonesia diprakirakan tumbuh mencapai 4,8-5,8%, didukung oleh peningkatan kinerja ekspor, konsumsi swasta dan pemerintah, serta investasi baik dari belanja modal Pemerintah maupun dari masuknya PMA sebagai respons positif terhadap UU Cipta Kerja," tandasnya.

Pertumbuhan di seluruh wilayah juga akan meningkat, khususnya Jawa serta wilayah Sulawesi-Maluku-Papua. Stabilitas makroekonomi terjaga dengan inflasi yang akan terkendali sesuai sasaran 3±1% serta nilai tukar Rupiah yang akan bergerak stabil dan berpotensi menguat.

Stabilitas eksternal terjaga, dengan surplus neraca pembayaran didukung defisit transaksi berjalan yang rendah di sekitar 1,0-2,0% PDB. Stabilitas sistem keuangan juga semakin membaik, dengan rasio permodalan yang tinggi, NPL yang rendah, serta pertumbuhan DPK dan kredit yang masing-masing meningkat ke sekitar 7-9% pada 2021.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini