3 Negara Siap Vaksinasi Covid-19 pada Desember, Indonesia Termasuk?

Suparjo Ramalan, Jurnalis · Kamis 03 Desember 2020 14:49 WIB
https: img.okezone.com content 2020 12 03 320 2320949 3-negara-siap-vaksinasi-covid-19-pada-desember-indonesia-termasuk-u5OpeOxXOW.jpg Vaksin Covid-19 (Foto: Shutterstock)

JAKARTA - Dalam waktu dekat sejumlah negara akan melakukan vaksinasi Covid-19. Hal ini setelah ada kabar pengembangan vaksin Covid-19 yang diklaim ampuh membunuh virus corona.

Meski demikian, pada Desember 2020, tercatat ada tiga negara yang lebih dulu melaksanakan penyuntikan vaksin kepada warganya.

Ketiga negara tersebut adalah Rusia, Inggris, dan Amerika Serikat (AS). Otoritas ketiga negara ini dijadwalkan akan melaksanakan vaksinasi pada pekan depan usai Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) negara setempat menyetujui dengan menerbitkan izin penggunaan vaksin.

Berikut MNC News Portal merangkum tiga negara yang melaksanakan vaksin Covid-19 pada Desember tahun ini, Jakarta, Kamis (3/12/2020).

1. Rusia

Presiden Rusia Vladimir Putin mengumumkan, proses penyuntikan vaksin Covid-19 akan dilakukan di seluruh wilayah Rusia pada pekan depan tahun ini. Meski begitu, dalam proses vaksinasi tersebut, otoritas lebih fokus pada tenaga medis dan guru atau tenaga pengajar.

Baca Juga: Presiden Jokowi Sebut Ekonomi Indonesia Sudah Lewati Titik Terendah 

Jenis vaksin yang digunakan pemerintah Ruas adalah Sputnik V. Vaksin ini diproduksi secara mandiri oleh perusahaan farmasi negara setempat. Bahkan, Putin tengah memerintahkan agar Sputnik V diproduksi sebanyak 2 juta dosis dalam beberapa hari ke depan.

"Mari kita sepakati, Anda tidak akan melapor kepada saya pekan depan, tapi akan memulai vaksinasi skala besar. Mari kita mulai bekerja," kata Putin, kepada Wakil Perdana Menteri Rusia Tatiana Golikova, dalam pertemuan itu, seperti dikutip dari Reuters, Kamis (3/12/2020).

Sebelumnya, Russian Direct Investment Fund (RDIF) atau Lembaga Dana Investasi Rusia mengklaim, vaksin Sputnik V memiliki efektivitas 90%.

 

2. Inggris

 

Inggris menjadi negara pertama di dunia yang menyetujui vaksin Covid-19 buatan Pfizer/BioNTech untuk program vaksinasi massal. Regulator obat-obatan Inggris, MHRA, mengatakan vaksin Pfizer/BioNTech yang menawarkan perlindungan hingga 95 persen terhadap Covid-19 aman untuk diluncurkan.

Pfizer telah mengirimkan 800.000 dosis pertama dan akan tiba di Inggris dalam beberapa hari mendatang.

Menteri Kesehatan Inggris, Matt Hancock, mengatakan petugas Pelayanan Kesehatan Nasional (NHS) akan menghubungi orang-orang yang akan mendapat prioritas utama injeksi vaksin tersebut.

Lansia di panti jompo dan staf panti jompo telah ditempatkan di urutan teratas daftar prioritas, diikuti oleh orang-orang berusia 80 tahun lebih, staf kesehatan dan perawatan.


3. Amerika Serikat

Amerika Serikat akan memulai vaksinasi Covid-19 massal pada pertengahan Desember 2020. Kepala program vaksin Covid-19 AS Moncef Slaoui mengatakan, pihaknya akan mengirim dosis secepat mungkin sehingga bisa cepat digunakan.

"Rencana kami adalah mengirim vaksin ke lokasi imunisasi dalam waktu 24 jam setelah mendapat persetujuan (Badan Pengawas Obat dan Makanan/FDA)," kata Slaoui.

Dia memperkirakan vaksinasi virus corona bisa dimulai pada 11 atau 12 Desember 2020. Kabar dari Slaoui merupakan angin segar di tengah lonjakan kasus infeksi Covid-19 di AS. Negara itu merupakan yang terparah terkena dampak Covid-19, baik dalam kasus infeksi maupun kematian.

Lalu kapan Indonesia?

 

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan mengaku optimis mulai tahun depan perekonomian Indonesia akan tumbuh positif. Saat ini, Indonesia bisa menekan pandemi Covid-19.

Kemudian, lanjut dia, Presiden Jokowi telah menugaskannya untuk mengkoordinasikan upaya penekanan Covid-19 ini khususnya di 8 provinsi yang mencakup lebih dari 70% kasus di Indonesia.

"Jika semua berjalan sesuai rencana, InsyaAllah kami berharap pasokan vaksin Covid-19 sudah siap pada Desember 2020 dan segera ditindaklanjuti dengan vaksinasi di 2021," ujar dia dalam acara International Convention on Indonesian Upstream Oil and Gas 2020 secara virtual, Rabu (2/12/2020).

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini