6 Cara Jitu Sewa Kantor untuk Bisnis Baru

Alya Ramadhanti, Jurnalis · Rabu 09 Desember 2020 21:10 WIB
https: img.okezone.com content 2020 12 09 470 2324610 6-cara-jitu-sewa-kantor-untuk-bisnis-baru-IMGOeDd8od.jpg Ruangan kantor (Shutterstock)

JAKARTA - Membangun usaha sendiri merupakan impian banyak orang. Namun, ada beberapa hal yang harus dipertimbangkan, salah satunya adalah ruangan kerja atau ruang kantor.

Mencari sewa kantor hal yang gampang-gampang susah, apalagi kalau bujet terbatas. Ada beberapa faktor penting yang bisa mempengaruhi harga sewa kantor.

Sebelum mengambil risiko dan menyewa ruang kantor pertama untuk pertama kalinya. Simak tips menyewa ruang kantor dan hal-hal yang perlu dipertimbangkan yang telah dilansir dari The Balance, Rabu (9/12/2020).

1. Bekerja Personal atau Merekrut Karyawan

Menyewa kantor membutuhkan pengeluaran lebih. Pertimbangkan akan bekerja sendiri atau merekrut karyawan. Jika merekrut karyawan, maka perlu ruangan yang lebih besar dan tentu biaya yang lebih banyak. Namun, suasana kantor akan lebih ramai dan pekerjaan pun akan lebih mudah karena dibantu kinerja karyawan.

Jika bekerja sendiri, coworking space lebih cocok untuk dipilih. Coworking space memiliki banyak hal yang ditawarkan. Menyediakan ruangan siap pakai dengan dilengkapi interior ruangan, meja, kursi, WiFi.

2. Memilih Lokasi yang Tepat

 

Di kota biasanya biaya sewa akan lebih mahal dibanding di daerah. Jika usaha cukup besar dan memiliki karyawan, sebaiknya memilih lokasi yang strategis.

Pengeluaran akan lebih banyak jika memilih lokasi strategis. Namun, memiliki beberapa keuntungan, seperti mudahnya transportasi, banyak tersedia tempat makan, dekat dari pusat perbelanjaan, dan keamanannya pun terjamin. Mudah juga dijumpai cafe dan tempat untuk meeting.

3. Ukuran dan Tata Letak

Besarnya ruang kantor dapat disesuaikan dengan besarnya usaha. Pertimbangkan, apakah perlu adanya ruang rapat, ruang istirahat, bilik telepon, dan pantry.Usahakan memiliki ruangan yang cukup untuk menampung jumlah karyawan.

Jika tidak bisa menyewa ruangan yang besar dan cukup untuk menampung karyawan, buat aturan jadwal kerja. Petimbangkan jumlah karyawan yang bekerja WFO dan WFH agar penggunaan ruang kerja lebih maksimal.

4. Lama Sewa dan Strategi Pembayaran

Pastikan sudah menghitung secara pasti mengenai skema pembayaran yang akan dilakukan. Seperti mencicil atau membayar tunai. Pastikan juga uang sewa stabil dan tidak ada kenaikan setiap bulannya. Pikirkan juga, pemasukan yang di dapat, apakah bisa menjangkau untuk sewa jangka panjang.

Jika harga sewa naik, pikirkan strategi terbaik. Apakah harus mencari sewa lain atau bertahan dengan adanya negosiasi kepada pemilik.

5. Buatlah Anggaran Perkiraan Pengeluaran

 

Penganggaran untuk kantor bisa jadi rumit. Selain biaya sewa, mungkin juga harus menyetor uang untuk keperluan peralatan kantor, layanan, dan gaji karyawan.

Pertimbangkan juga, apakah memerlukan mesin kantor, seperti printer atau faks. Jika iya, harus memperhitungkan biaya pembelian dan lama pemakaiannya. Perlu juga papan nama, logo perusahaan, kartu nama staf, brosur iklan perusahaan atau terkait informasi lainnya

6. Pilihlah dengan bijak

 

Jika memutuskan untuk menyewa ruang kantor, lakukan dengan bijak. Pertimbangkan staf pekerja, siapa yang akan dipekerjakan. Pekerja berusia muda mungkin lebih nyaman dalam konsep kantor terbuka yang trendi. Sedangkan orang yang lebih berumur mungkin lebih menyukai privasi kantor.

Kualitas pekerja akan sangat bergantung pada suasana di sekitarnya. Semakin nyaman dan betah pekerja, mereka akan semakin bahagia. Kebahagiaan akan berdampak baik pada hasil pekerjaan.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini