Proses Bangun Jembatan Youtefa dari Perakitan di Surabaya

Iffa Naila Safira, Jurnalis · Minggu 20 Desember 2020 17:12 WIB
https: img.okezone.com content 2020 12 20 470 2331005 proses-bangun-jembatan-youtefa-dari-perakitan-di-surabaya-fGPLOaPmZS.jpg Jembatan Youtefa. (Foto: Okezone.com)

JAKARTA - Papua punya ikon baru berupa Jembatan di atas Teluk Youtefa. Jembatan yang tadinya dinamai Holtekamp, kini sudah diresmikan menjadi Jembatan Youtefa.

Jembatan senilai Rp1,8 triliun ini merupakan salah satu karya Kementerian PUPR. Berlokasi di Jayapura, Papua, ternyata proses pembangunan jembatan sangat menarik.

Baca Juga: 5 Fakta Manfaatnya Jembatan Teluk Kendari dan Landmark Makassar

Jembatan ini memiliki panjang 732 meter dan dengan tipe pembangunan Pelengkung Baja. Dalam proses pembangunannya, kedua bentang tengah Jembatan Youtefa dirakit secara terpisah di Surabaya, lalu dikirim ke Jayapura menggunakan kapal laut dengan jarak tempuh 3.200 km.

Warna-warni Jembatan Holtekamp Jadi Ikon Wisata Baru di Papua

Hal tersebut pun membuat Jembatan Youtefa berhasil memecahkan dua rekor MURI untuk kategori, Pengiriman Rangka Baja Pelengkung Bagian Tengah Secara Utuh dengan Jarak Terjauh. Pengangkatan Rangka Baja Jembatan dalam Keadaan Utuh Terpanjang.

Baca Juga: Resmikan Jembatan Teluk Kendari, Jokowi: Lahirkan Sentra Ekonomi Baru

Warna-warni Jembatan Holtekamp Jadi Ikon Wisata Baru di Papua

Hadirnya Jembatan Youtefa juga sangat bermanfaat untuk masyarakat Papua. Di mana jembatan ini menghubungkan kota Jayapura dengan Distrik Muara Tami.

Warna-warni Jembatan Holtekamp Jadi Ikon Wisata Baru di Papua

Setelah adanya Jembatan Youtefa, durasi perjalanan dari Jayapura menuju PLBN Skouw yang awalnya memakan waktu 1,5 - 2 jam, kini menjadi lebih cepat, yakni 30-45 menit saja.

Rampung 99,64%, Jembatan Holtekamp Dapat Diakses pada Desember Tahun Ini

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini