7 Material Terbaik untuk Meja Dapur

Alya Ramadhanti, Jurnalis · Rabu 23 Desember 2020 16:31 WIB
https: img.okezone.com content 2020 12 23 470 2332874 7-material-terbaik-untuk-meja-dapur-yk2dClwd6a.jpg Rumah (Foto: Real Simple)

JAKARTA - Meja dapur menjadi bagian terpenting di area dapur. Dimana semua kegiatan masak memasak dilakukan di sana. Oleh karena itu, diperlukan bahan terbaik untuk membuatnya.

Meja dapur biasanya akan mudah ternoda dan tergores seiring waktu pemakaian. Masalah umum yang sering ditemui juga terkait ketahanan panas meja. Agar meja tahan lama dan tidak mudah rusak, pilihlah bahan yang tepat dan sesuai.

Melansir dari Home Design Lover, Rabu (23/12/2020) keuntungan dan kerugian setiap material yang bisa dijadikan bahan pembuatan meja dapur.

Baca Juga: Desain Ruang Tamu Sesuai Feng Shui, Cek 5 Langkah Ini

1. Meja Granit

Ini adalah pilihan utama bagi sebagian besar pemilik rumah dan biasanya digunakan untuk dapur tradisional. Granit menciptakan tampilan mewah dan elegan. Untuk menjaga keindahannya, noda seperti minyak, dan larutan asam harus dibersihkan dengan cepat.

Keuntungannya karena setiap lempengan bahan granit ini unik. Masing-masing memiliki warna langka dan pola yang berbeda. Material ini tahan panas dan tidak akan rusak karena goresan. Kerugiannya, jika tepi dan sudutnya pecah akan membutuhkan banyak biaya untuk memperbaikinya.

Baca Juga: Bikin Dapur Lebih Modern, Pakai Warna Cerah

2. Meja Kayu

Jika ingin mendapatkan tampilan dapur tradisional bahkan untuk rumah modern, meja kayu menjadi pilihan yang tepat. Selain sebagai dekoratif, material ini juga fungsional. Ketika dilapisi dengan benar, meja kayu dapat tahan digunakan untuk memotong daging.

Keuntungannya, material kayu sangat tahan panas, kemudian bisa membawa suasana hangat pada ruangan. Kerugiannya, harus dilapisi dengan tepat agar tidak cepat rusak karena terkena air.

3. Meja Daur Ulang

Material ini ramah lingkungan. Terbuat dari campuran produk pra dan pasca konsumen. Seperti beton, kaca, kertas, dan plastik. Biasanya, meja daur ulang tersedia dalam berbagai warna dan tekstur.

Keuntungannya, terlihat unik dan tahan lama. Meja juga mudah dirawat, serta tahan terhadap goresan dan panas. Kerugiannya, mudah pecah, terutama saat benda berat dijatuhkan di atasnya. Meja dengan material ini juga tidak tahan lama seperti meja lainnya.

 

4. Meja Beton

Meja beton sangat dapat disesuaikan. Dapat memilih warna dan tekstur apa pun. Material ini cocok dengan berbagai bahan seperti kaca, ubin, dan marmer. Selain daya tariknya, meja beton ini hemat energi karena menangkap panas saat suhu di rumah naik dan melepaskannya saat suhu turun.

Keuntungannya, menciptakan tampilan bagus karena dapat memilih warna apa pun yang diinginkan. Bila dilapisi dengan benar, meja bisa tahan noda, dan tahan panas. Kerugiannya, jika tidak dilapisi dengan benar, meja akan menunjukkan bekas minyak, soda, larutan asam, dan tumpahan lainnya.

5. Meja Kaca

Selain penampilannya yang dan ramping dan modern, meja kaca dapat dipotong menjadi bentuk apa pun. Seperti stainless, kaca juga merupakan bahan meja yang higienis. Untuk memastikan tahan lama dan kuat, diperlukan kaca dengan ketebalan minimal 1 inci.

Keuntungannya, tahan lama dan tidak mudah pecah. Sangat mudah untuk dibersihkan dan tahan noda. Kerugiannya, cenderung retak jika ada benda yang sangat berat diletakkan di atasnya.

6. Meja Marmer

Motif urat abu-abu di marmer tidak hanya bagus secara estetika. Hal ini sebenarnya membantu menyamarkan noda yang tidak dapat dihilangkan. Bahan ini memberi kesan tampilan dapur yang sangat mewah.

Keuntungannya, jika membuat kue, marmer bagus karena suhunya yang sejuk. Mudah juga untuk dibersihkan. Kerugiannya, ketika terkena cipratan larutan asam seperti lemon, dapat menyebabkan goresan atau noda.

7. Meja Batu Alam

Soapstone adalah batu alam tidak berpori yang tersedia dalam berbagai warna abu-abu dari terang hingga gelap. Tidak seperti batu alam lainnya, tidak perlu perawatan tertentu, hanya perlu di berikan minyak mineral secara berkala agar selalu terlihat bagus. Penggunaan minyak mineral juga akan membantu menyamarkan goresan permukaan.

Keunggulannya, batu alam ini tidak akan retak secara tidak terduga karena beban atau tekanan. Material ini tidak memiliki celah dan pori-pori, sehingga tidak perlu dilapisi. Kekurangannya, soapstone juga dikenal sebagai jenis batu yang lebih lembut. Oleh karena itu, perlu berhati-hati agar tidak langsung menyayat atau menjatuhkan benda berat di atasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini