Waspada! Varian Baru Covid-19 Bisa Infeksi Pasar Saham Dunia

Ferdi Rantung, Jurnalis · Minggu 27 Desember 2020 15:28 WIB
https: img.okezone.com content 2020 12 27 278 2334520 waspada-varian-baru-covid-19-bisa-infeksi-pasar-saham-dunia-XyLpiQ1nQS.jpg IHSG (Foto: Okezone.com)

JAKARTA - Ada Beberapa sentimen yang mempengaruhi pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada pekan depan.

Direktur Investama Hans Kwee mengatakan awal pekan lalu pasar saham berada di bawah tekanan jual akibat kekhawatiran atas mutasi Covid-19 yang dapat menyebar cepat. Varian baru ini pertama kali diidentifikasi di Inggris dan telah memaksa pemerintah Inggris untuk menutup London dan bagian lain Inggris tenggara serta melarang acara pertemuan keluarga selama liburan Natal.

" Varian baru Covid-19 tersebut dapat menular lebih cepat dari 70% ketimbang jenis sebelumnya. Varian virus ini di temukan di Inggris, Italia, Belanda, Belgia, Denmark dan Australia," kata Hans Kwee di Jakarta, Minggu (27/12/2020).

Baca Juga: Epidemiolog Ingatkan Varian Baru Covid-19 Berpotensi Ganggu Keberhasilan Program Vaksinasi 

Ini menyebabkan banyak negara di seluruh dunia untuk menutup perbatasan mereka dengan Inggris, mengganggu aktivitas perjalanan dan meningkatkan kekhawatiran atas potensi kekurangan pangan ketika batas waktu transisi Brexit semakin dekat.

" Pelaku pasar sempat khawatir bila varian baru Covid-19 ini menyebakan vaksin tidak efektif akibat virus tidak dikenali antibodi yang terbentuk oleh vaksin," katanya.

Sambung dia, Badan Kesehatan Dunia (WHO) mengklaim mutasinya tidak lebih bahaya dari virus flu dan sudah diduga ilmuwan WHO. SARS-Cov-2 diperkirakan bermutasi pada tingkat yang jauh lebih lambat daripada influenza. Menteri Kesehatan Alex Azar mengatakan bahwa vaksin Pfizer/BioNTech dan Moderna, yang mendapatkan otorisasi penggunaan darurat Amerika bulan ini, efektif dalam mencegah penyakit dari varian virus tersebut.

"Hal ini menurunkan kekhawatiran pelaku pasar akan risiko varian baru covid-19," tandasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini