RI Tutup Pintu untuk Semua WNA, Apa Dampaknya ke Maskapai?

Suparjo Ramalan, Jurnalis · Selasa 29 Desember 2020 14:01 WIB
https: img.okezone.com content 2020 12 29 320 2335626 ri-tutup-pintu-untuk-semua-wna-apa-dampaknya-ke-maskapai-jFAsvdwreh.jpg Garuda (Foto: Okezone)

JAKARTA - PT Garuda Indonesia (Persero) optimis bahwa kebijakan pemerintah untuk menutup seluruh pintu kedatangan, khususnya pintu Bandar Udara (bandara) bagi warga negara asing (WNA) tidak berdampak pada bisnis maskapai penerbangan plat merah.

Direktur Utama Garuda Indonesia Irfan Setiaputra beralasan bahwa sepanjang pandemi Covid-19 kunjungan WNA ke Indonesia sudah menurun signifikan. Maka, saat pemerintah mengambil langkah mitigasi untuk mencegah penyebaran Covid-19 jenis baru di Tanah Air dengan menerbitkan aturan larangan WNA masuk ke Indonesia itu, tidak berdampak signifikan bagi bisnis Garuda Indonesia.

"Mesti nya tidak berdampak, karena memang jumlah WNA yang masuk Indonesia sedikit," ujar Irfan kepada MNC News Portal, Jakarta, Selasa (29/12/2020).

Senada, pengamat penerbangan dari Arista Indonesia Aviation Center (AIAC) Arista Atmadjati mengatakan, larangan masuknya warga asing yang mulai diberlakukan pada 1-14 Januari 2021 itu tidak berdampak buruk bagi bisnis aviasi di Indonesia.

Meski begitu, bila kebijakan itu terus diperpanjang selama beberapa bulan ke depan, maka dipastikan bisnis aviasi tidak mengalami pertumbuhan signifikan. Baik penerbangan domestik ataupun internasional.

"Nggak terlalu berdampak sih, kalau menurut saya, karena satu tahun terakhir ini penerbangan ke luar negeri pum sudah jarang karena dikurangi, rute-rute itu kan dikurangi hampir 60 persen dari Indonesia. Tapi dari Januari sampai April (diperpanjang) itu akan jadi ekstrim," kata dia.

Baca Juga: Umrah Dibatalkan, Garuda Indonesia Reschedule Jadwal Penerbangan

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini