Wapres Akui Kualitas SDM Keuangan Syariah RI Perlu Diperbaiki

Rina Anggraeni, Jurnalis · Selasa 29 Desember 2020 17:48 WIB
https: img.okezone.com content 2020 12 29 320 2335837 wapres-akui-kualitas-sdm-keuangan-syariah-ri-perlu-diperbaiki-ioaVUvxrgd.jpg Wapres Maruf Amin (Foto: Okezone)

JAKARTA - Wakil Presiden (Wapres) Ma'ruf Amin menilai, pemerintah masih harus bekerja keras untuk meningkatkan kemampuan Sumber Daya Manusia (SDM). Utamanya dalam bidang keuangan dan ekonomi syariah.

Pasalnya, berdasarkan laporan Islamic Finance Development Indicator tahun 2020, Indonesia tercatat sebagai negara terbanyak dalam penyelenggara pendidikan ekonomi dan keuangan syariah.

"Kualitas pendidikan program studi rumpun ekonomi dan keuangan syariah masih perlu diperbaiki,"ujar dia dalam video virtual, Selasa (29/12/2020)

Kata dia, sekitar 800 program studi ekonomi dan keuangan syariah, baru sebagian kecil program studi yang terakreditasi dan banyak yang sama sekali belum terakreditasi.

Dari segi peningkatan kualitas kompetensi keahlian profesi, jumlah lembaga sertifikasi profesi ekonomi dan keuangan syariah juga belu memadai dari sisi kebutuhannya. Walaupun sudah tersedia beberapa Standar kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI) dalam bidang ekonomi dan keuangan syariah, namun belum dapat mengejar perkembangan kompetensi keahlian profesi yang dibutuhkan," bebernya.

Untuk itu, Wapres Ma'ruf berharap besar kepada IAEI melalui forum Sharia Business and Academy Synergy (SBAS) dapat merumuskan berbagai saran dan masukan kepada pemerintah untuk menyempurnakan kualitas pendidikan dalam bidang ekonomi dan keuangan syariah, baik melalui jalur pendidikan tinggi maupun melalui jalur keahlian profesi.

"Karena forum SBAS ini merupakan forum komunikasi antara pelaku ekonomi dan keuangan syariah dengan dunia akademis, satu hal yang menurut saya penting untuk dibicarakan adalah bagaimana kita menyelaraskan dan mengembangkan kurikulum program studi rumpun ekonomi dan keuangan syariah yang sesuai dengan kebutuhan industri dan perkembangan teknologi," tandasnya.

Baca Juga: Wapres Ma'ruf Amin Fokus Cari Pengganti Bahan Baku Nonhalal

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini