Bisnis Kuliner dengan Modal Sedikit, Begini Caranya

Dian Ayu Anggraini, Jurnalis · Kamis 31 Desember 2020 14:01 WIB
https: img.okezone.com content 2020 12 31 455 2336777 bisnis-kuliner-dengan-modal-sedikit-begini-caranya-EjsQuR3o3u.jpg Bisnis Kuliner dengan Modal Kecil. (Foto: Okezone.com/Thesmartlocal)

JAKARTA Bisnis makanan atau kuliner merupakan salah satu jenis usaha yang menjanjikan dan mampu bertahan. Namun, membangun usaha kerap kali dianggap sulit dan membutuhkan modal yang besar, sehingga banyak orang enggan untuk memulainya.

Padahal, bisnis makanan juga bisa dijalankan dengan modal kecil. Jika dilakukan dengan strategi yang tepat, memperhatikan langkah-langkah dasar, dan mengatur keuangan dengan baik, bisnis makanan yang semula kecil bisa tumbuh menjadi sukses.

Dilansir dari The Balance Small Business Jakarta, Kamis (31/12/2020), berikut cara merintis usaha kuliner bahkan dengan sedikit uang sebagai modal.

1. Membuka Bisnis Makanan

Membuka rumah makan baru bisa menghabiskan biaya yang cukup besar. Maka, apabila tidak memiliki cukup uang untuk mendanai biaya awal, bisa membuka dalam bentuk restoran kecil seperti kafe atau rumah makan.

Baca Juga: 5 Tips Usaha Warung Sembako agar Untung Besar

2. Pendanaan Berdasarkan Struktur Pajak

Pertimbangan pertama dan terpenting adalah bagaimana seorang pengusaha makanan akan disusun sebagai entitas kena pajak, sebagai pemilik tunggal, perseroan terbatas, atau korporasi. Setelah ini ditetapkan, maka bisa menentukan pendekatan pembiayaan yang akan diambil.

Jika berencana menggunakan pinjaman sebagai modal usaha, baca rincian perjanjian pinjaman dengan hati-hati, karena pinjaman mungkin bersifat predator dan dapat membawa peminjam ke dalam lingkaran hutang yang panjang.

3. Investor Malaikat (Angel Investor)

Angel investor atau investor malaikat adalah orang atau perusahaan yang membantu mendanai ide atau rencana bisnis. Secara tradisional, investor malaikat akan memberi sejumlah uang untuk usaha bisnis dengan imbalan ekuitas kepemilikan.

Baca Juga: 4 Fakta Menarik Bisnis Kuliner Anak Presiden Dapat Dana Segar Rp28 Miliar

Meskipun namanya malaikat, tipe investor ini tidak memberikan uang karena mereka baik. Para investor ini melihat nilai dalam ide bisnis dan berpikir bahwa mereka akan mendapatkan sesuatu sebagai imbalan atas investasi mereka.

4. Siapkan Rencana Bisnis

Sebelum mencari investor, siapkan rencana bisnis tertulis yang dipikirkan dengan matang. Ini harus mencakup jenis restoran yang ingin dibuka, target audiens yang teridentifikasi, anggaran terperinci, dan proyeksi penjualan.

Selain itu, sertakan kualifikasi diri sendiri sebagai pemilik bisnis. Seorang pengusaha yang mencari investor tidak hanya menjual ide restoran tetapi juga diri sendiri. Tunjukan kemampuan dan pengetahuan luas dengan serangkaian keahlian yang dimiliki.

5. Pertimbangkan Mengoperasikan Truk Makanan (Food Truck)

Truk makanan membutuhkan lebih sedikit modal awal disbanding membuka restoran atau rumah makan. Keuntungan truk makanan hampir tak ada overhead. Tidak perlu membayar sewa atau listrik, hingga tidak perlu memiliki bar minuman keras yang terisi penuh atau menyewa banyak juru masak dan pelayan.

Pemasaran dapat dilakukan secara eksklusif di media sosial. Meniadakan kebutuhan akan situs web dan materi iklan tradisional lainnya, tentu dapat memangkas biaya yang lebih besar.

6. Mulailah Dengan Bisnis Katering

Membuka restoran membutuhkan banyak perencanaan dan implementasi, belum lagi pengaturan uang. Sebelum membuka restoran, cobalah belajar dengan memulai bisnis katering.

Sama seperti restoran, katering untuk pesta rumahan kecil saja memerlukan semua elemen dalam menjalankannya. Mulai dari perencanaan menu dan harga, pemasaran, penganggaran, persiapan makanan, layanan pelanggan, asuransi, dan pembukuan.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini