Kisah Bos Supermarket Kerja Bareng dengan Orang Terkaya Dunia

Reza Andrafirdaus, Jurnalis · Senin 04 Januari 2021 10:25 WIB
https: img.okezone.com content 2021 01 04 455 2338348 kisah-bos-supermarket-kerja-bareng-dengan-orang-terkaya-dunia-YoO1kh9b3B.jpg Kisah Kerja Bareng Bos Whole Foods dengan Jeff Bezos. (Foto: Okezone.com/CNBC)

JAKARTA - CEO of Whole Foods John Powell Mackey telah menjual kedai makanan yang didirikan sejak 1978 kepada Amazon. Amazon membeli toko kelontong itu seharga USD13,7 miliar pada 2017.

Setelah hampir empat dekade menjadi bos besar, Mackey yang masih menjadi CEO Whole Foods. Namun dirinya mengaku sering ditanya bagaimana bekerja untuk seseorang Jeff Bezos saat ini.

Baca Juga: Usai Kritik Pemerintah, Jack Ma Dikabarkan Menghilang Sejak Akhir Oktober

“Orang-orang memiliki stereotip yang salah bahwa CEO itu seperti tuhan atau semacamnya. Ini belum sebesar yang Anda kira. Maksud saya, saya selalu punya bos. Saya selalu melapor ke dewan direksi di Whole Foods,” jawab Mackey, dikutip dari CNBC Make It, Jakarta, Senin (4/1/2021).

Baca Juga: Kekayaan Jeff Bezos dan Elon Musk Naik Jadi Rp3.059 Triliun, Bisa Kasih BLT 100 Juta Orang

Kemudian, Mackey mengatakan bahwa dia telah berusaha dan terus mencoba menjadi seorang pemimpin yang melayani, termasuk melayani tujuan perusahaan. Secara logistik pun Mackey mengatakan Whole Foods telah mempertahankan sejumlah otonomi bahkan setelah diakuisisi.

“Whole Foods telah berubah dan berevolusi, tetapi dengan cara yang saling menghormati. Jadi Whole Foods berubah, bukan karena Amazon menjejalkan banyak hal, tetapi karena mereka melakukan banyak hal yang ingin kami terima,” ungkap Mackey.

Namun, bagi karyawan Whole Foods, kondisinya “menjadi lebih buruk” sejak akuisisi Amazon, seperti yang dilaporkan oleh situs web industri makanan Eater , dan tunjangan asuransi kesehatan untuk karyawan paruh waktu dipotong.

Namun di sisi lain, dari tingkat eksekutif, transisinya lebih copacetic, kata Mackey, dan itu sebagian karena Whole Foods sebelumnya mengakuisisi perusahaan lain.

“Saya memahami dengan baik apa yang Anda cari dari perusahaan yang akan datang dan sebagian besar Anda mencari perusahaan yang diakuisisi untuk bersemangat menjadi bagian dari perusahaan yang lebih besar, untuk mulai berbicara dalam bahasa kami, untuk mencari tahu apa yang diinginkan oleh perusahaan yang mengakuisisi. Lalu cobalah untuk memastikan bahwa Anda membantu memberikannya kepada mereka,” tambah Mackey.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini