Jack Ma Hilang Jadi Trending Topic di Twitter

Fadel Prayoga, Jurnalis · Senin 04 Januari 2021 15:19 WIB
https: img.okezone.com content 2021 01 04 455 2338596 jack-ma-hilang-jadi-trending-topic-di-twitter-AzsIK040Nz.jpg Jack Ma (Foto: Reuters)

JAKARTA - Nama pendiri Alibaba dan Ant Group Jack Ma hingga sore ini, menjadi perbincangan hangan di jagad media sosial Twitter Indonesia.

Berdasarkan pantauan Okezone, Senin (4/1/2021), sebanyak 32 ribu cuitan membicarakan orang terkaya nomor satu di Negeri Tirai Bambu tersebut.

Baca Juga: Jack Ma Hilang Bak Ditelan Bumi, Ini Pelajaran yang Bisa Dipetik

"hey quick question where’s Jack Ma?," cuit akun Twitter @GeoffLewisOrg yang dikutip Okezone, Senin (4/1/2021)

"Chinese billionaire Jack Ma is missing after criticizing the Chinese government. Wow. This would be like the U.S. government kidnapping Jeff Bezos or Mark Zuckerberg to teach them a lesson," tulis akun Twitter @smitaprakash.

Baca Juga: Usai Kritik Pemerintah, Jack Ma Dikabarkan Menghilang Sejak Akhir Oktober

"Jack Ma is missing since 2 months??," tulis akun Twitter @pranab_ashis11.

Sebelumnya, dikutip news.com.au, Minggu 3 Januari 2021, Jack Ma yang mempunyai kekayaan setidaknya USD62 miliar belum terlihat di depan umum sejak akhir Oktober, The Sun melaporkan. Pria berusia 56 tahun itu memperoleh kekayaannya setelah mendirikan Alibaba, dijuluki Amazon Asia, dan pernah menjadi favorit rezim komunis di China.

Namun, mantan guru bahasa Inggris itu tiba-tiba diganti sebagai juri di final Africa’s Business Heroes, sebuah kontes TV bergaya Den Dragons untuk wirausahawan pemula. Ayah tiga anak ini sebelumnya telah menulis di Twitter bahwa dia "tidak sabar" untuk bertemu dengan semua kontestan.

Seorang juru bicara Alibaba mengatakan, karena konflik jadwal, Tuan Ma tidak bisa lagi menjadi bagian dari panel juri akhir Pahlawan Bisnis Afrika awal tahun ini.

Final berlangsung hanya beberapa minggu setelah Ma berpidato yang mengecam regulator China dan bank-bank milik negara. Bulan lalu, pihak berwenang tiba-tiba mengumumkan penyelidikan anti-monopoli terhadap perusahaannya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini