Ini Alasan Jack Ma Berani Kritik Pemerintah China

Sindonews, Jurnalis · Senin 04 Januari 2021 17:13 WIB
https: img.okezone.com content 2021 01 04 455 2338695 ini-alasan-jack-ma-berani-kritik-pemerintah-china-Q8ak0j4cQ9.jpg Jack Ma (Foto: Okezone)

JAKARTA - Miliarder China Jack Ma kini jadi buah bibir. Sebab, dirinya menghilang setelah mengkritik pemerintah China. Jauh sebelum itu, Jack Ma memang memulai bisnisnya dari nol, menjadi salah satu orang terkaya di China, dan memiliki harapan untuk merubah industri dan regulasi di China yang menurutnya terlalu kolot dan kaku.

Selama ini Jack Ma memang tidak tersentuh pemerintah China. Menurut sumber WSJ, selain memiliki hubungan dekat dengan pejabat senior di pemerintahan, juga karena Jack Ma dan Alibaba ikut mengharumkan nama China di luar dan di dalam negeri.

Baca Juga: Kisah Jack Ma Kehilangan Rp97,3 Triliun akibat Kritik Pemerintah China 

Ma, mantan guru bahasa Inggris itu, menjadi orang terkaya di China lewat dua perusahaan internet. Yakni perusahaan e-commerce Alibaba dan raksasa fintech Ant Group.

Lima tahun lalu, Bank Sentral China, People’s Bank of China (PBOC), pernah berupaya meregulasi bisnis payment Ant Group yang semakin menggurita. Tapi, rencana bank sentral terbesar di dunia itu gagal berkat lobi-lobi Jack Ma di pemerintahan.

Baca Juga: Jack Ma Hilang Bak Ditelan Bumi, Ini Pelajaran yang Bisa Dipetik

Karena itu, Jack Ma merasa percaya diri dengan kedekatannya dengan pemerintah China. Dia merasa sosoknya bisa membawa perubahan. Jack Ma berharap kritiknya akan bisa mengubah regulasi ketat di bidang finansial di China, sambil tetap mendapat dukungan dari pemerintah pusat.

Tapi, ternyata Ma salah prediksi. Sikapnya mengkritik pemerintah China dan bank-bank di China terang-terangan di sebuah forum pada 24 Oktober silam dianggap melewati batas. Presiden Xi Jinping murka. Jack Ma kena batunya.

Dan Ma sendiri memang bermain api. Sebab, sebelum pidato kontroversialnya pada Oktober itu sebenarnya pemerintah China sudah berniat untuk memperketat regulasi keuangan. Terutama untuk mencegah risiko kegagalan sistemik pada ekonomi yang terdampak pandemi.

Kritik Ma justru membangunkan macan yang tertidur.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini