Jokowi Khawatir soal Rasio Utang RI, Sri Mulyani: Tenang Masih Lebih Baik

Rina Anggraeni, Jurnalis · Rabu 06 Januari 2021 16:41 WIB
https: img.okezone.com content 2021 01 06 320 2339977 jokowi-khawatir-soal-rasio-utang-ri-sri-mulyani-tenang-masih-lebih-baik-4PhxNCvg5F.jpg Sri Mulyani (Foto: Dok Kemenkeu)

JAKARTA - Kementerian Keuangan (Kemenkeu) menilai rasio utang Indonesia masih lebih baik dibandingkan negara-negara berkembang dan maju. Menteri Keuangan Sri Mulyani mengatakan, defisit fiskal Indonesia yang mencapai 6% membuat rasio utang terhadap PDB Indonesia meningkat sekitar 38% .

"Ini situasi yang kita hadapi, tetapi Indonesia selalu lebih baik," ujar Sri Mulyani, dalam konferensi pers Realisasi Pelaksanaan APBN TA 2020, Rabu (6/1/2021).

Baca Juga: Rasio Utang Indonesia Terus Membengkak, Jokowi Andalkan SWF 

Menurutnya rasio utang publik negara maju seperti AS dan Prancis telah mencapai lebih dari 100%. Sementara itu, Jerman, China dan India mencapai di atas 60%.

"Hampir semua negara di dunia harus mengambil posisi defisit di anggarannya dalam rangka mengedepankan counter cyclical dan mengendalikan Covid-19," bebernya.

Oleh karena itu, semua negara membelanjakan anggarannya untuk penanganan Covid-19 dan pemulihan ekonominya.

"Semua negara melakukan langkah extradionary-nya dalam menghadapi Covid-19," jelasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini