Kedelai Impor Langka, 7 Pelajar Ini Produksi Tempe dari Kacang Merah

Agus Ismanto, Jurnalis · Kamis 07 Januari 2021 12:00 WIB
https: img.okezone.com content 2021 01 07 455 2340382 kedelai-impor-langka-7-pelajar-ini-produksi-tempe-dari-kacang-merah-uXnFbgA6Og.png Tempe (Foto: Tangkapan Layar iNews)

JAKARTA – Dalam beberapa hari terakhir, tahu dan tempe menjadi barang langka yang sulit ditemui di pasaran. Hal ini terjadi karena harga kedelai yang mahal dan stoknya semakin sedikit.

Seperti diketahui, saat ini Indonesia masih sangat bergantung dengan kedelai impor. Kontribusi petani kedelai lokal masih sangat minim, padahal kebutuhannya semakin bertambah setiap tahun.

Kelangkaan bahan pokok ini, mengundang keprihatinan sekelompok pelajar SMA di Gresik. Bersama guru pembimbingnya, mereka berinovasi dengan memproduksi tempe berbahan kacang merah.

Atiq Anggraini Nusyabani bersama 6 orang teman sekolahnya di SMA Muhammadiyah 1 Gresik, melakukan riset dengan menggunakan kacang merah sebagai alternatif pengganti kedelai impor.

“Produksi tempe kacang merah untuk memutus ketergantungan dengan kedelai impor,” kata Atiq Anggraini Nusyabani, Kamis (7/1/2021).

Baca Juga: Harga Kedelai Impor Tinggi, Ini Jurus Mentan 

Tak hanya untuk memutus ketergantungan terhadap komoditas kedelai impor, produksi tempe berbahan kacang merah juga bertujuan untuk menghadirkan makanan khas Indonesia yang kaya protein dan karbohidrat kompleks.

Menurut Atiq, kacang merah merupakan salah satu bahan pangan yang mudah ditemukan. Selain itu, juga sangat bermanfaat bagi kesehatan dan efektif dalam meningkatkan daya tahan tubuh.

Pembuatan tempe kacang merah tidak jauh berbeda dengan tempe berbahan kedelai, yakni melalui proses fermentasi menggunakan ragi. Dibutuhkan waktu antara 2 sampai 3 hari, hingga tempe siap dikonsumsi.

 

Proses pembuatan diawali dengan perendaman kacang merah. Kemudian dilanjutkan dengan proses perebusan. Setelah matang, kacang merah diangkat dan ditiriskan hingga benar-benar dingin dan bebas dari air.

Selanjutnya, tempe ditaburkan ragi hingga rata, lalu dimasukkan ke dalam kantung plastik yang sebelumnya telah dilubangi dengan jarum atau tusuk gigi, agar sirkulasi udara mengalir bagus.

Berkat inovasinya, sekelompok siswa tersebut mendapatkan apresiasi dari guru dan keluarga besar sekolah. Selain memberikan solusi kepada masyarakat, tempe berbahan kacang merah juga menjadi makanan yang lezat dan menyehatkan.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini