Sulap Janda Bolong Jadi Batik Bikin Kantong Tebal

Reza Andrafirdaus, Jurnalis · Jum'at 08 Januari 2021 06:23 WIB
https: img.okezone.com content 2021 01 07 455 2340535 sulap-janda-bolong-jadi-batik-bikin-kantong-tebal-rJWiz8FCSo.png Batik Janda Bolong (Foto: Tangkapan Layar Video Okezone)

JAKARTA – Saat pandemi Covid-19 perekonomian negara memang sedang diuji. Hal itu mendorong masyarakat mengeluarkan ide kreatifitasnya agar mendapat penghasilan dan kegiatan ekonominya tetap berjalan.

Tanaman hias sempat menjadi primadona saat pandemi seperti ini. Oleh karena itu, di tangan perajin asal Bondowoso, bentuk tanaman hias dituangkan dalam motif batik. Seniman tersebut menjadikan tanaman hias yang tengah populer di masyarakat menjadi motif batik yang baru.

Tidak ada perbedaan cara pembuatan batik tanaman hias ini dengan batik pada umumnya. Mulai dari proses pembuatan motif, pencantingan, pengecatan, hingga selesai. Untuk batik motif tanaman hias digunakan warna asli beberapa tanaman.

Baca Juga: Hobi Menanam, Pasutri Ini Bisa Jual Anggrek hingga Rp12 Juta 

Adapun tanaman hias yang dijadikan sebagai motif batik, yaitu janda bolong, aglaonema, monstera, dan caladium. Untuk batik motif tanaman hias digunakan warna asli beberapa tanaman.

“Itu motif terbaru Ijen Batik karena memang saat ini lagi boomingnya tanaman hias. Jadi, kita mencoba eksplor motifnya dari tanaman-tanaman hias. Tetap kita mempertahankan gradasi melihat warna aslinya jadi biar kesan 2 dimensinya dapat,” kata Holis, Jumat (8/1/2021).

Sejalan dengan ketenaran tanaman hias, batik kreatif motif terbaru ini dibanjiri pesanan di pasaran. Para pecinta batik kebanyakan meminta motif tanaman janda bolong yang sedang hits di khalayak ramai.

 

Pesanan batik tersebut pun tidak hanya datang dari Jawa saja, beberapa pesanan datang dari Kalimantan dan Bali.

Batik tulis tanaman hias dibanderol Rp300 ribu hingga Rp500 ribu per potong. Tergantung warna dan kerumitan motif batik yang dipesan

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini